Kamis, 22 Agustus 2019 21:23

Lagi, Seorang Pria di Ngawi Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Kamis, 06 Desember 2018 23:55 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Lagi, Seorang Pria di Ngawi Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
Kondisi korban masih tergantung saat hendak dievakuasi.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Warga Ngawi kembali dihebohkan dengan ditemukannya seorang pria yang mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Kamis (06/12/2018). Kali ini korbannya adalah Heri Riyanto (50) warga Dusun Nglarangan, Desa Karangasri, Kec. Ngawi.

Korban ditemukan pertama kali oleh istrinya, Suhartatik (44), yang tidak menyangka bahwa suaminya akan mengakhiri jalan hidupnya dengan bunuh diri.

Saat itu pagi hari setelah mengantarkan sekolah anaknya, Suhartatik langsung membeli sarapan yang selanjutnya dimakan oleh suaminya. Setelah sarapan, Heri Riyanto pamitan akan ke rumah temannya. Korban usai pamit langsung pergi dengan menaiki sepeda.

Lantas, Suhartatik pergi tidur di kamar setelah Heri Riyanto meninggalkan rumah. Sekitar jam 10.00, Suhartatik bangun tidur untuk menyapu halaman. Dan saat itu ia mengetahui ada sepeda yang dipakai korban berada di samping rumah. Seketika Suhartatik memanggil-manggil korban, tetapi tidak ada jawaban. Dan betapa terkejutnya korban, saat melihat Heri Riyanto sudah dalam kondisi menggantung di dalam kamar mandi.

"Saya tidak mengira karena mulai pagi dan sebelumnya tidak mengeluh atau ada suatu masalah, tahu-tahu setelah pamit ke rumah temannya malah sudah begini (menggantung)," jelas Suhartatik saat ditemui awak media, Kamis (06/12).

Selanjutnya Suhartatik meminta tolong pada warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut pada kantor Polsek Ngawi Kota yang tidak jauh dari rumah korban.

"Memang korban meninggal karena bunuh diri. Masalahnya mungkin korban mengalami depresi," terang AKP Khristanto Widhy Kapolsek Ngawi Kota pada Bangsaonline.com.

Dikarenakan korban meninggal murni karena bunuh diri dan keluarga korban telah menerima kematiannya, maka jenazah korban langsung diserahkan ke pihak keluarga. (nal/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...