Senin, 19 November 2018 11:10

Terbakar Cemburu, Kakek di Jenu Bacok Tetangga Hingga Tewas dengan Usus Terburai

Senin, 22 Oktober 2018 18:37 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Terbakar Cemburu, Kakek di Jenu Bacok Tetangga Hingga Tewas dengan Usus Terburai
Pelaku (tengah bertopi) saat menjalani rekonstruksi dikawal petugas Polres Tuban. foto: GUNAWAN/ BANGSAONLINE

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Diduga karena cemburu, Wajib (72 tahun), seorang kakek asal Dusun Gedangan RT 08 RW 02 Desa Jenggolo, Kabupaten Tuban tega membacok Supangat (54), tetangganya sendiri hingga tewas, Senin (22/10).

Informasi yang berhasil dihimpun, tersangka membacok tetangganya itu saat korban tidur siang di rumah. Korban membacok perut korban sebanyak dua kali. Dari luka bacokan tersebut, perut korban mengalami luka sobek sekitar 10 centimeter hingga ususnya terburai keluar.

"Ia (korban) tak bacok pak, gregeten mundak tuman," ujar Wajib di sela-sela menjalani rekonstruksi di depan rumahnya.

Uswatun, tetangga korban dan pelaku mengakui jika keduanya sudah lama tidak rukun. Tetangga sekitar sudah banyak yang mengetahui jika pelaku sudah lama kesal dengan korban lantaran cemburu. Namun, warga sekitar banyak yang tak percaya jika korban melakukan perselingkuhan. Sebab, Lasmijah (70) istri pelaku sudah tua dan usianya terpaut 16 tahun dengan korban.

"Ya gak mungkin pak kalau selingkuh," ujar Uswatun.

Adanya peristiwa pembacokan tersebut sontak membuat geger warga sekitar. Banyak warga tak menyangka jika Wajib si tersangka tega menghabisi tetangganya hingga tewas. Pasalnya selain pelaku sudah lanjut usia, fisiknya juga sudah lemah.

"Warga sini gak menyangka kalau mbah Wajib seperti itu. Lah, istri korban saja gak mengira kalau suaminya bakal membacok pak Supangat. Tapi memang korban sudah lama diintai," tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Tuban AKP Iwan Hari Purwanto menjelaskan, berdasarkan rekonstruksi, peristiwa pembacokan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah melakukan pembacokan, tersangka langsung melaporkan kepada perangkat desa setempat. Kemudian, Kepala Desa meneruskan laporan ke Polsek Jenu dan tersangka langsung diamankan petugas.

"Ada laporan, petugas langsung mengamankan tersangka," kata AKP Iwan.

Iwan membenarkan motif pembunuhan tersangka karena cemburu lantaran diduga istrinya selingkuh dengan korban. "Korban dibacok dengan menggunakan senjata tajam jenis bendo yang sebelumnya diasah oleh tersangka. Melihat korban lengah dan saat tidur, lalu tersangka melancarkan aksinya hingga menebas perut sebanyak 2 kali dan menyebabkan ususnya terurai keluar," terangnya.

"Tersangka kami kenakan pasal 338 dan 340 KUHP dengan ancaman 20 tahun penjara dan maksimal seumur hidup," pungkas Iwan. (gun/rev)

Rabu, 14 November 2018 00:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SUASANA khusuk menyelimuti Jumat malam 9 November 2018 di lorong-lorong kampung, di ruas-ruas musholla, di beranda-beranda langgar, di ruang-ruang masjid, surau ataupun gardu desa. Rakyat membaca doa dengan selingan renungan tent...
Minggu, 18 November 2018 03:20 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Wayad’u al-insaanu bialsysyarri du’aa-ahu bialkhayri wakaana al-insaanu ‘ajuulaan (11).Ayat studi ini mengingatkan, betapa watak dasar manusia itu tak sabaran, maunya segera terwujud ap...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Selasa, 06 November 2018 22:28 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Dua tahun terakhir Kabupaten Madiun mendapatkan penghargaan Anugerah Wisata Tingkat Provinsi Jawa Timur. Pertama anugerah wisata buatan terbaik provinsi diraih Taman Wisata Madiun Umbul Square tahun 2017, menyusul kemudian ...