Bupati Pamekasan Hadiri Puncak Kemilau Madura

Bupati Pamekasan Hadiri Puncak Kemilau Madura Bupati didampingi Forkopimda membuka acara kemilau Madura dan saat penyematan PIN dari Kanjeng Prabu Angling Ponco Di Negoro dari keraton Amarta Kendal Jateng.

Badrut juga menambahkan, kemilau Madura yang dulunya dikenal dengan acara "Semalam di Madura", terpilih sebagai seratus event terbaik seluruh Indonesia oleh Kementerian pariwisata.

"Semoga penghargaan ini bisa menjadi referensi mengembangkan seni dan budaya Madura sebagai satu kesatuan etnik budaya sekaligus sebagai ajang silaturahmi," tandasnya.

Sejalan dengan semangat pembangunan Madura, melalui penguatan agama dan budaya malam kemilau Madura merupakan ruang untuk mengepresikan indentitas budaya dan jati diri masyarakat Madura.

"Ekspresi, kreasi dan prestasi anak muda dalam sajian budaya malam ini sebagai simbul semangat kebanggaan anak muda di Madura," harap Bupati muda dan cerdas ini.

Pagelaran malam kemilau Madura ini digelar mengawali pelaksanaan Kerapan sapi se-Madura sebagai simbol Silaturrahmi antar masyarakat Madura, antar budaya dari empat kabupaten di Madura.

"Lewat sajian seni budaya dari empat kabupaten, kita satukan hati dan jiwa sebagai kekuatan etnik budaya terpadu dalam pembangunan masyarakat Madura," pungkasnya. 

Dalam acara tersebut juga ada penyematan pin dari Kanjeng Prabu Anglong Ponco Djoyo Negoro dari keraton Amarta Bumi Kendal Jawa tengah kepada bupati Pamekasan sebagai bentuk penghargaan dan persaudaraan kepada Bupati Badrut Tamam dan masyarakat Pamekasan. (err/ian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO