foto: RONY S/ BANGSAONLINE
Selain Ketua Umum KONI Jombang Tito Kadar Isman, final lomba senam dayung ini juga disaksikan Wakil Bupati Jombang Sumrambah dan Komandan Kodim 0814 Jombang Letkol Arm Beni Sutrisno. Agus menjelaskan, lomba senam dayung antar pelajar tingkat SMA sederajat ini digelar untuk menyambut Hari Santri Nasional yang jatuh 22 Oktober 2018. Pihaknya berharap, melalui senam dayung para pelajar dan santri di Jombang menjadi lebih sehat.
“Selain sehat jasmani dan rohani, kemampuan kognitif, psikomotor dan afektif para pelajar kita juga lebih meningkat,” ungkapnya.
Regu dari MAN 1 Jombang sukses menyabet piala Ketum KONI Jombang setelah dinobatkan menjadi juara 1. Disusul SMK PGRI Jombang dan MA Darussalam sebagai juara 2 dan 3. SMAN 1 Jombang, SMAN Jogoroto, dan SMAN 2 Jombang puas menjadi juara harapan 1, 2 dan 3. MAN 1 Jombang juga sukses meraih penghargaan Best Costum dalam perlombaan ini.
Salah seorang peserta dari MAN 1 Jombang Suti Nur Habibah menuturkan, kesuksesan regunya meraih juara tak lepas dari ketekukan dalam berlatih. Kesibukan belajar tak menghalangi semangat mereka untuk menjadi yang terbaik.
“Kami rutin latihan waktu istirahat. Hari Jumat dan Sabtu sepulang sekolah kami juga berlatih. Sehingga tak mengganggu belajar,” ujarnya.
Bagian paling sulit dalam senam dayung, tambah Habibah, lebih pada menggalang kekompakan regu. Menciptakan gerakan yang senada di antara 20 pelajar, bukan lah perkara mudah. “Kerja sama antar tim sangat penting,” tandasnya. (ony/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




