Sabtu, 24 Agustus 2019 21:41

​50 Belatung Hidup di Wajah Pensiunan Perempuan Ini

Selasa, 09 Oktober 2018 22:18 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: --
​50 Belatung Hidup di Wajah Pensiunan Perempuan Ini
Hiiiiii.... foto: mirror.co.uk

SHANDONG, BANGSAONLINE.com - Ditemukan 50 belatung dalam kondisi hidup, di wajah seorang pensiunan wanita berusia 97 tahun, di Provinsi Shandong, China.

Pensiunan wanita yang namanya dirahasiakan ini menderita kanker kulit wajah. Karenanya, luka di wajahnya tak sembuh-sembuh dan bernanah. Ironisnya, luka itu dijadikan tempat bertelur lalat, hingga menjadi larva atau belatung.

“Ini kasus yang langka,” kata dokter Liu Chao, di Rumah Sakit Qilu Universitas Shandong di Provinsi Shandong, China Timur.

Awalnya, pensiunan ini tidak sengaja memecahkan kulit pipi kirinya, yang terjangkit kanker kulit. Luka di pipinya ini dibiarkan, dan menyebabkan seekor lalat berhasil bertelur di luka terbuka yang menyebabkan infestasi.

Dokter Liu Chao, ahli bedah mulut dan rahang atas, yang memimpin penanganan kasus ini, mengatakan: "Ketika dia masuk, lukanya ditutupi dengan kain kasa. Saat kain kasa dilepas, ternyata ada 50 hingga 60 belatung menggeliat."

Liu dan timnya membersihkan luka bernanah dari jaringan mati dan menyingkirkan lusinan spesimen hidup dari pipi wanita ini. Dia menambahkan: "Selama operasi pada 7 Oktober, kami menemukan lubang yang lebih besar di dalam wajahnya. Kami juga membersihkan luka itu dengan sangat hati-hati menggunakan mikroskop, tetapi ada kemungkinan bahwa banyak belatung yang lebih kecil masih tersisa."

"Saya tidak pernah menemukan kasus seperti ini sebelumnya. Beberapa kolega dan profesor saya yang lebih tua mengatakan bahwa kasus-kasus ini lebih umum terjadi pada usia 50-an dan 60-an. Ada kemungkinan, setelah kulit wajahnya pecah, ada jaringan lunak yang cukup untuk menyehatkan parasit. Lalat menemukan tempat bertelur yang tepat, memungkinkan larva menetas ke dalam luka. Jika tidak ada belatung, maka lukanya pasti akan tertutup dengan sendirinya. Selain itu, karena faktor usia, menjadikan ketidakmampuan mengusir parasit.”

Sumber: mirror.co.uk
Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...