Kamis, 16 Juli 2020 23:49

1 Tersangka Pembunuh Sopir Taksi di Sedati Sidoarjo Berhasil Dibekuk, 1 Masih Buron

Rabu, 03 Oktober 2018 18:55 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
1 Tersangka Pembunuh Sopir Taksi di Sedati Sidoarjo Berhasil Dibekuk, 1 Masih Buron

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil membekuk satu tersangka pembunuhan Andik Wawan Prastio (38), sopir taksi warga Kediri yang menginap di Pondok Inap Shofwa (PIS) di Jalan Raya Bypass Juanda 26 kawasan Desa Sedati Gede, Sidoarjo.

Dia adalah Masmudi (25), warga Dusun Perunduan, Desa Batokaban, Kecamatan Konang, Bangkalan, Madura yang kos di Desa Betro, Kecamatan Sedati, Sidoarjo.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris mengatakan, setelah melakukan penyelidikan beberapa hari, akhirnya pelaku berhasil diamankan di kawasan Jl Raya Aloha Gedangan. 

"Tersangka ini rencananya pergi untuk bersembunyi di rumah saudaranya di Surabaya," cetusnya, Rabu (3/10).

Seperti diketahui, Andik wawan Prastio (38), warga Desa Pehwetan RT 03 RW 04, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri tewas bersimbah darah di depan kamar No. 40, di Pondok Inap Shofwa di Jl Raya By Pass 26, Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Sidoarjo.

Korban merupakan seorang sopir taksi Prima Trans yang mangkal di kawasan juanda. Dia tewas sesaat setelah check in bersama seorang perempuan karena ditusuk oleh seseorang di bagian perut kiri, luka robek di pelipis, kepala dan tangan.

Masmudi (25), tersangka pembunuhan di Pondok Inap Shofwa (PIS) itu adalah warga Dusun Perunduan, Desa Batokaban, Kecamatan Konang, Bangkalan, Madura. Ia merupakan suami perempuan yang dibawa oleh sopir taksi (korban).

"Jadi permasalahannya ini muncul disebabkan tersangka cemburu pada istrinya, karena istri tersangka diajak sama korban," ucap Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris, Rabu (3/10).

Dia menambahkan, kronologi pembunuhan itu bermula saat tersangka sebelumnya sudah menaruh curiga kepada istrinya yang sudah 4 tahun menikah. Karena sebelum peristiwa itu terjadi, tersangka ingin mengajak istrinya jalan-jalan, namun ajakan tersangka ditolak.

"Sore harinya, tersangka melihat istrinya dandan. Saat pergi, istri tersangka pamit dan diizini. Namun, kepergian istrinya tersebut dibuntuti oleh tersangka sampai lapangan albatros tempat istrinya bertemu korban," katanya.

Setelah korban dan istrinya bertemu, mereka menuju ke penginapan. "Nah saat di penginapan itulah, tersangka menusuk perut korban. Tapi sebelum kejadian itu, sempat ada cekcok dan terjadi penyerangan dan perlawanan. Makanya korban mengalami beberapa luka," terangnya.

Harris menambahkan, tersangka mengaku dalam aksi pembunuhan itu, dibantu oleh kakaknya yang berinisial I (DPO). "Masih kami lakukan pengejaran terhadap kakaknya yang diduga ikut membantu dalam kejadian itu," katanya

Selain mengamankan pelaku, Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni 1 unit motor, sebuah handphone, dan sebilah senjata tajam jenis pisau berukuran sekitar 50 centimeter.

"Pelaku langsung kami gelandang bersama barang buktinya guna penyelidikan lebih lanjut. Tersangka juga dijerat pasal 340 atau pasal 338 atau pasal 170 ayat (1), (2) tentang pembunuhan berencana," pungkas Harris. (cat/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Rabu, 15 Juli 2020 12:17 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...