Selasa, 11 Desember 2018 21:47

Yuk, Datang ke Festival Kelud 2018, Ada Arak-arakan Nanas hingga Minum Susu dan Kopi Gratis

Rabu, 26 September 2018 17:38 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Arif Kurniawan
Yuk, Datang ke Festival Kelud 2018, Ada Arak-arakan Nanas hingga Minum Susu dan Kopi Gratis
Nanas yang dibentuk gunungan disiapkan untuk festival nanas pada akhir pekan ini. foto: Dinas Kominfo

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Memeriahkan gelaran Festival Kelud Tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Kediri akan menggelar festival nanas dan pameran buah. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada Sabtu 29 September s/d Minggu 30 September 2018 di lapangan rest area bawah atau area tiket masuk wisata Gunung Kelud.

Kabid Pengelolaan Tanaman Pangan Dinas Pertanin Ir. Tri Retnani Yeni Astuti, MM menyampaikan ini merupakan event tahunan yang dilaksanakan dalam Festival Kelud. Harapannya menjadi gerbang pembuka potensi Kabupaten Kediri kepada masyarakat khususnya pengunjung wisata Gunung Kelud.

"Bursa pameran buah digelar mulai Sabtu sampai Minggu tanggal 29 s/d 30 September 2018. Dimeriahkan juga nanti dengan parade band pelajar dan minum susu dan kopi gratis. Band ini merupakan para juara kategori SMP dan SMA yang digelar saat festival band di Pekan Budaya dan Pariwisata tahun 2018," jelasnya.

"Untuk susu nanti berasal dari peternakan sapi perah Kecamatan Ngancar. Kami siapkan 500 liter susu segar. Sementara kopi asli produk dari lereng Gunung Wilis dengan merk Ayu Putri Wilis, tepatnya Dusun Besuki, Desa Jugo Kecamatan Mojo," tambahnya kepada Kominfo, Selasa (25/9).

Ditambahkan oleh Yeni, pada hari Minggu 30 September akan ada arak-arakan nanas yang diprakarsai warga desa se-Kecamatan Ngancar. Puncaknya nanti setelah arak-arakan terdapat kenduri nanas yang akan dibagikan gratis bagi seluruh pengunjung.

“Pada minggu pagi, nanti rute arak-arakan tumpeng nanas dari balai Desa Sugihawaras menuju lapangan rest area bawah. Dilanjutkan dengan kenduri dan ‘porak’ tumpeng nanas. Biasanya ini acara yang sangat ditunggu-tunggu pengunjung wisata dan warga sekitar Gunung Kelud.

Bupati Kediri, dr. Hj. Haryanti Sutrisno dalam kesempatan lain menyampaikan kegiatan ini digelar dalam upaya mengangkat ke permukaan berbagai potensi holtikultura yang dimiliki Kabupaten Kediri. Poin pentingnya, untuk memberikan ruang bagi para petani pembudidaya buah dan sayur untuk bersilaturahmi, juga agar produksi mereka semakin dikenal dan memberikan nilai tambah ekonomis.

"Kondisi saat ini, Kabupaten Kediri dikenal sebagai sentra buah di Jawa Timur. Baik nanas, durian, sirsat, alpukat, pisang, dan beberapa jenis sayur tumbuh subur di Bumi Panji Kediri. Tentunya event ini menjadi penting untuk menegaskan kepada masyarakat bahwa Kabupaten Kediri kaya akan potensi buah-buahan. Harapannya, potensi ini terus berkembang dan memberikan nilai tambah dan kesejahteraan bagi petani budidaya buah Kabupaten Kediri," terang Bupati Haryanti. (adv/kominfo/rif)

Jumat, 07 Desember 2018 13:40 WIB
Oleh: Muchammad Toha*Terlalu pagi saya mendarat di Bandara Hang Nadim, karena untuk sampai di Batam tanpa transit di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng Jakarta dapatnya pesawat pagi. Maka, cukup alasan hotel untuk tidak memberikan kamar pada saya. Bah...
Senin, 03 Desember 2018 14:30 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  Waja’alnaa allayla waalnnahaara aayatayni famahawnaa aayata allayli waja’alnaa aayata alnnahaari mubshiratan litabtaghuu fadhlan min rabbikum walita’lamuu ‘adada alssiniina waalhisaaba wak...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...