Selasa, 02 Maret 2021 00:06

Yuk, Datang ke Festival Kelud 2018, Ada Arak-arakan Nanas hingga Minum Susu dan Kopi Gratis

Rabu, 26 September 2018 17:38 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Arif Kurniawan
Yuk, Datang ke Festival Kelud 2018, Ada Arak-arakan Nanas hingga Minum Susu dan Kopi Gratis
Nanas yang dibentuk gunungan disiapkan untuk festival nanas pada akhir pekan ini. foto: Dinas Kominfo

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Memeriahkan gelaran Festival Kelud Tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Kediri akan menggelar festival nanas dan pameran buah. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada Sabtu 29 September s/d Minggu 30 September 2018 di lapangan rest area bawah atau area tiket masuk wisata Gunung Kelud.

Kabid Pengelolaan Tanaman Pangan Dinas Pertanin Ir. Tri Retnani Yeni Astuti, MM menyampaikan ini merupakan event tahunan yang dilaksanakan dalam Festival Kelud. Harapannya menjadi gerbang pembuka potensi Kabupaten Kediri kepada masyarakat khususnya pengunjung wisata Gunung Kelud.

"Bursa pameran buah digelar mulai Sabtu sampai Minggu tanggal 29 s/d 30 September 2018. Dimeriahkan juga nanti dengan parade band pelajar dan minum susu dan kopi gratis. Band ini merupakan para juara kategori SMP dan SMA yang digelar saat festival band di Pekan Budaya dan Pariwisata tahun 2018," jelasnya.

"Untuk susu nanti berasal dari peternakan sapi perah Kecamatan Ngancar. Kami siapkan 500 liter susu segar. Sementara kopi asli produk dari lereng Gunung Wilis dengan merk Ayu Putri Wilis, tepatnya Dusun Besuki, Desa Jugo Kecamatan Mojo," tambahnya kepada Kominfo, Selasa (25/9).

Ditambahkan oleh Yeni, pada hari Minggu 30 September akan ada arak-arakan nanas yang diprakarsai warga desa se-Kecamatan Ngancar. Puncaknya nanti setelah arak-arakan terdapat kenduri nanas yang akan dibagikan gratis bagi seluruh pengunjung.

“Pada minggu pagi, nanti rute arak-arakan tumpeng nanas dari balai Desa Sugihawaras menuju lapangan rest area bawah. Dilanjutkan dengan kenduri dan ‘porak’ tumpeng nanas. Biasanya ini acara yang sangat ditunggu-tunggu pengunjung wisata dan warga sekitar Gunung Kelud.

Bupati Kediri, dr. Hj. Haryanti Sutrisno dalam kesempatan lain menyampaikan kegiatan ini digelar dalam upaya mengangkat ke permukaan berbagai potensi holtikultura yang dimiliki Kabupaten Kediri. Poin pentingnya, untuk memberikan ruang bagi para petani pembudidaya buah dan sayur untuk bersilaturahmi, juga agar produksi mereka semakin dikenal dan memberikan nilai tambah ekonomis.

"Kondisi saat ini, Kabupaten Kediri dikenal sebagai sentra buah di Jawa Timur. Baik nanas, durian, sirsat, alpukat, pisang, dan beberapa jenis sayur tumbuh subur di Bumi Panji Kediri. Tentunya event ini menjadi penting untuk menegaskan kepada masyarakat bahwa Kabupaten Kediri kaya akan potensi buah-buahan. Harapannya, potensi ini terus berkembang dan memberikan nilai tambah dan kesejahteraan bagi petani budidaya buah Kabupaten Kediri," terang Bupati Haryanti. (adv/kominfo/rif)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Senin, 01 Maret 2021 08:13 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.COM – Ternyata banyak sekali putra Indonesia yang punya potensi unggul. Di berbagai bidang. Termasuk penemuan tes Covid-19. Dalam tulisan edisi Senin, 1 Maret 2021, ini Dahlan Iskan mengangkat tentang I-Nose, hasil p...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...