Senin, 19 Agustus 2019 13:39

Diduga Berkendara Saat Mabuk, Pegawai Pabrik Semen Hantam Warga Merakurak Hingga Meninggal

Selasa, 18 September 2018 19:45 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Diduga Berkendara Saat Mabuk, Pegawai Pabrik Semen Hantam Warga Merakurak Hingga Meninggal
Korban mendapat perawatan hingga akhirnya meninggal dunia.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kecelakaan lalu lintas antara dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Merakurak menuju Kerek, tepatnya di Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Senin (17/9) kemarin sore.

Kali ini melibatkan pegawai pabrik semen yang menabrak salah seorang pengendara dari Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, hingga meninggal dunia.

Salah satu saksi mata, Antok warga desa sekitar mengatakan, saat itu, Tri Prasetyo (42) warga Perum Mondokan Santoso, Nomor Z-1, Kecamatan Tuban, yang mengendarai sepeda motor dengan Nopol L-2027-YF berjalan dari arah Timur menuju ke Barat. Namun, posisinya berada di lajur berlawanan arah yang diduga karena kondisi mabuk alkohol. Sedangkan, dari arah barat ke timur ada sepeda motor bernopol L-3507-EK yang dikendarai oleh Yayuk Nugraheni (30) warga setempat.

"Yang dari lawan arah itu pada saat berkendara dalam kondisi mabuk, tercium dari mulutnya berbau alkohol. Dan pelaku juga tercatat sebagai pegawai pabrik semen mas," ujarnya.

Saat kejadian, Watina yang kesehariannya bekerja sebagai pengajar tersebut memboncengkan anaknya Dheby Ahmad Rafif Albara yang masih berusia 4 tahun. Karena jarak yang terlampau dekat sehingga kecelakaan tidak mampu terhindarkan. Beruntung, balita yang dibonceng ibundanya tersebut hanya mengalami luka ringan, sementara ibundanya terpaksa harus dilarikan ke RSNU akibat mengalami luka cukup serius dan terakhir dikabarkan meninggal dunia tadi siang, pada Selasa (18/9).

Sementara itu, Kapolsek Merakurak, AKP Simoen Triyono membenarkan kejadian kecelakaan tersebut. "Kasus kecelakaan yang memakan korban jiwa ini telah ditangani Unit Laka Satlantas Polres Tuban," ujarnya. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...