Rabu, 19 Juni 2019 06:56

Indahnya Gua Temu Giring di Singgahan, Terdapat Air Terjun dan Aliran Sungai

Selasa, 28 Agustus 2018 23:07 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Indahnya Gua Temu Giring di Singgahan, Terdapat Air Terjun dan Aliran Sungai
Tim Mahipal Unirow melakukan pemetaan goa Temu Giring di Singgahan. foto: ist

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Tim Mahasiswa Pecinta Alam (Mahipal) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) kembali menelusuri keberadaan gua di wilayah Kabupaten Tuban.

Kali ini melalui tim ekspedisinya, Mahipal memetakan Gua Temu Giring yang baru saja ditemukan pada beberapa bulan lalu. Lokasi gua itu berada di dekat wisata air terjun Ngelirip di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban.

Informasi yang berhasil dihimpun, keindahan gua ini hampir sama dengan gua lain yang banyak ornamennya. Namun, ada yang lebih menarik lagi dalam gua tersebut, karena terdapat air terjun dan aliran sungai yang deras.

Salah satu aktivis sekaligus pembina Mahipal Unirow, Nafikurrohman kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (28/8) mengatakan, bahwa gua Temu Giring bukan gua baru seperti yang ditemukan di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Menurutnya, gua tersebut merupakan salah satu gua yang terlewati atau belum terpetakan untuk program ekspedisi tahunan. Oleh sebab itu, tim melakukan pemetaan data secara lengkap dari gua tersebut selama beberapa hari ini.

"Goa temu giring ini baru kita ketahui pada tahun ini. Akhir-akhir ini tim mulai memulai memetakan keberadaa goa tersebut," ujar Nafik sapaan akrabnya.

Nafik mengaku tak menduga jika di mulut gua itu terdapat tangkapan air dari kawasan permukaan. Bahkan saking luasnya tangkapan air permukaan, hingga menjadikan struktur gua berbentuk aliran sungai bawah tanah dengan banyak percabangan dan lorong bertingkat. Kondisi ini menjadi sangat penting untuk dikaji ulang akan impact atau dampak berantai dari goa terhadap lingkungan sekitar.

"Kalau dianalisa arah lorong gua, gua ini juga menjadi salah satu pipa atau aliran penyuplai pasokan air sekitar sungai Ngelirip. Sehingga, sangat penting untuk melakukan tindakan pengelolaan, pemeliharan, dan pemanfaatkan lokasi sekitar goa yang lebih strategis," urainya.

"Jika terjadi kerusakan atau pengelolaan yang salah, maka sangat berpengaruh terhadap ekosistem air sungai Nglirip. Baik kondisi alirannya maupun volume air sungai. Banyak potensi yang perlu diinventarisir lebih lanjut. Potensi singkatnya yang bisa dilihat dari gua ini merupakan salah satu produk pendukung serangkaian obyek wisata air terjun Nglirip. Oleh sebab itu, sebagai salah satu organisasi pemerhati gua, kami akan terus mengkaji dan menginventarisir lebih lanjut, baik potensi maupun ancaman yang terjadi terhadap gua-gua di Kabupaten Tuban," papar alumnus Prodi Matematika ini.

"Dalam gua ini banyak potensinya, baik potensi Hidrologi, Biologi, dan sungai bawah tanah. Dan gua ini memang lebih cocok untuk wisata minat khusus, karena kondisinya turunan vertikal dengan kedalaman 15 meter," bebernya.

Untuk itu, ia menilai jika gua tersebut cocok untuk untuk para wisatawan yang suka pertualangan, apabila nantinya dikembangkan. Apalagi di dalamnya terdapat aliran sungai serta air terjun yang diprediksi bisa menarik wisatawan minat khusus, selain karena keindahan ornamennya.

"Untuk ketinggian atap gua sampai ke dasar memang variatif atau berbeda-beda, mulai 13 hingga 15 meter. Sedangkan, panjang goa yang baru ditelusuri sekitar 300 meter, dan itu baru 20 persen dari lorong-lorong yang belum ditelusuri dan dipetakan. Sebab, masih banyak lorong percabangan," pungkas aktivis pecinta alam asli kelahiran Bulu Jowo, Kecamatan Bancar ini. (gun/rev) 

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...