Sabtu, 15 Mei 2021 19:16

Indahnya Gua Temu Giring di Singgahan, Terdapat Air Terjun dan Aliran Sungai

Selasa, 28 Agustus 2018 23:07 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Indahnya Gua Temu Giring di Singgahan, Terdapat Air Terjun dan Aliran Sungai
Tim Mahipal Unirow melakukan pemetaan goa Temu Giring di Singgahan. foto: ist

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Tim Mahasiswa Pecinta Alam (Mahipal) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) kembali menelusuri keberadaan gua di wilayah Kabupaten Tuban.

Kali ini melalui tim ekspedisinya, Mahipal memetakan Gua Temu Giring yang baru saja ditemukan pada beberapa bulan lalu. Lokasi gua itu berada di dekat wisata air terjun Ngelirip di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban.

Informasi yang berhasil dihimpun, keindahan gua ini hampir sama dengan gua lain yang banyak ornamennya. Namun, ada yang lebih menarik lagi dalam gua tersebut, karena terdapat air terjun dan aliran sungai yang deras.

Salah satu aktivis sekaligus pembina Mahipal Unirow, Nafikurrohman kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (28/8) mengatakan, bahwa gua Temu Giring bukan gua baru seperti yang ditemukan di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Menurutnya, gua tersebut merupakan salah satu gua yang terlewati atau belum terpetakan untuk program ekspedisi tahunan. Oleh sebab itu, tim melakukan pemetaan data secara lengkap dari gua tersebut selama beberapa hari ini.

BACA JUGA : 

Pemkab Tuban Belum Berencana Kembangkan Gua Temu Giring

Tim Kementerian Lingkungan Hidup Teliti Gua Pertiwi di Semanding

Hasil Pemetaan Gua di Desa Jadi Semanding, Begini Kondisinya

Gua di Bawah Tambang Kapur Semanding Ternyata Memiliki Ornamen Unik dan Langka

"Goa temu giring ini baru kita ketahui pada tahun ini. Akhir-akhir ini tim mulai memulai memetakan keberadaa goa tersebut," ujar Nafik sapaan akrabnya.

Nafik mengaku tak menduga jika di mulut gua itu terdapat tangkapan air dari kawasan permukaan. Bahkan saking luasnya tangkapan air permukaan, hingga menjadikan struktur gua berbentuk aliran sungai bawah tanah dengan banyak percabangan dan lorong bertingkat. Kondisi ini menjadi sangat penting untuk dikaji ulang akan impact atau dampak berantai dari goa terhadap lingkungan sekitar.

"Kalau dianalisa arah lorong gua, gua ini juga menjadi salah satu pipa atau aliran penyuplai pasokan air sekitar sungai Ngelirip. Sehingga, sangat penting untuk melakukan tindakan pengelolaan, pemeliharan, dan pemanfaatkan lokasi sekitar goa yang lebih strategis," urainya.

"Jika terjadi kerusakan atau pengelolaan yang salah, maka sangat berpengaruh terhadap ekosistem air sungai Nglirip. Baik kondisi alirannya maupun volume air sungai. Banyak potensi yang perlu diinventarisir lebih lanjut. Potensi singkatnya yang bisa dilihat dari gua ini merupakan salah satu produk pendukung serangkaian obyek wisata air terjun Nglirip. Oleh sebab itu, sebagai salah satu organisasi pemerhati gua, kami akan terus mengkaji dan menginventarisir lebih lanjut, baik potensi maupun ancaman yang terjadi terhadap gua-gua di Kabupaten Tuban," papar alumnus Prodi Matematika ini.

"Dalam gua ini banyak potensinya, baik potensi Hidrologi, Biologi, dan sungai bawah tanah. Dan gua ini memang lebih cocok untuk wisata minat khusus, karena kondisinya turunan vertikal dengan kedalaman 15 meter," bebernya.

Untuk itu, ia menilai jika gua tersebut cocok untuk untuk para wisatawan yang suka pertualangan, apabila nantinya dikembangkan. Apalagi di dalamnya terdapat aliran sungai serta air terjun yang diprediksi bisa menarik wisatawan minat khusus, selain karena keindahan ornamennya.

"Untuk ketinggian atap gua sampai ke dasar memang variatif atau berbeda-beda, mulai 13 hingga 15 meter. Sedangkan, panjang goa yang baru ditelusuri sekitar 300 meter, dan itu baru 20 persen dari lorong-lorong yang belum ditelusuri dan dipetakan. Sebab, masih banyak lorong percabangan," pungkas aktivis pecinta alam asli kelahiran Bulu Jowo, Kecamatan Bancar ini. (gun/rev) 

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 15 Mei 2021 09:10 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kerusuhan 13 Mei 1998 terus diperingati oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Korban aksi anarkis itu sebagian memang etnis Tionghoa.Uniknya, mereka memperingati dengan menyajikan rujak pare dan sambal jombrang. Apa...
Kamis, 13 Mei 2021 19:51 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...