Rabu, 12 Agustus 2020 05:16

​Eks PKL Mastrip Ancam Bangun Lapak, DPRD Kota Blitar Minta Pemkot Segera Respon

Minggu, 19 Agustus 2018 18:03 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Akina Nur Alana
​Eks PKL Mastrip Ancam Bangun Lapak, DPRD Kota Blitar Minta Pemkot Segera Respon

KOTA BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar mendesak Pemerintah Kota Blitar segera merespon ancaman eks Pedagang Kaki Lima (PKL) Mastrip. Terkait dengan didirikannya kembali lapak di sepanjang Jalan Mastrip yang terdampak penggusuran.

"Pemkot harus segera mengambil langkah dan solusi terbaik agar masalah tak berlarut-larut. Karena ini adalah tamparan bagi Pemkot Blitar," ungkap anggota DPRD Kota Blitar Agus Zunaidi, Minggu (18/8/2018).

Menurut dia, tindakan yang dilakukan eks PKL Mastrip tidak bisa disalahkan. Mengingat berdasarkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), eks PKL Mastrip memenangkan gugatan atas penggusuran yang dilakukan Pemkot Blitar. Hakim PTUN menganggap surat keputusan (SK) penggusuran yang dikeluarkan Pemkot Blitar cacat hukum.

Putusan hakim PTUN itu juga dikuatkan putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) di tingkat banding yang diajukan Pemkot Blitar terhadap putusan hakim PTUN yang memenangkan gugatan pedagang.

"Yang dilakukan para eks PKL Mastrip itu tidak bisa serta merta disalahkan. Karena bagaimanapun juga mereka memenangkan gugatan," tegasnya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Blitar Santoso kembali menegaskan Pemkot tidak tinggal diam. Pemkot saat ini tengah menggodok lokasi mana saja yang bisa dijadikan tempat relokasi eks PKL Mastrip. 

"Tempat relokasi banyak, salah satunya di Jalan Kalimantan atau timur lapangan SMA Negeri 1. Tapi kan semua perlu waktu, tidak bisa langsung ditempati begitu saja agar tidak bertabrakan dengan aturan," paparnya.

Sebelumnya, eks PKL Jalan Mastrip Kota Blitar berencana membuat tempat jualan lagi di sepanjang Jalan Mastrip. Rencana itu, menyusul tidak segera direalisasikannya janji tempat relokasi oleh Pemerintah Kota Blitar.

Koordinator Paguyuban Eks PKL Mastrip, Adi Santoso mengatakan rencananya mulai besok, Kamis (16/8/2018), pedagang akan membangun tempat berjualan di lokasi. Hal ini sebagai bentuk rasa kekecewaan para pedagang Eks Jalan Mastrip. Padahal sebelumnya para pedagang sudah bertemu dengan Wakil Wali Kota Blitar untuk membahas tempat relokasi. Dalam pertemuan itu rencananya tempat relokasi adalah di Jalan Kalimantan. Tepatnya di dekat lapangan SMA Negeri 1 Kota Blitar.

"Dalam pertemuan itu Wawali mengatakan rencananya tempat relokasi di lapangan SMA Negeri 1 Kota Blitar. Tapi nyatanya sampai sekarang janji itu belum juga ditepati," ungkap Adi Santoso. (ina/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...