Paslon Ika Puspitasari - Rizal Zakaria ketika ditetapkan KPU menjadi Wali Kota - Wakil Wali Kota Mojokerto periode 2018-2023 di hotel Ayola. foto: YUDI EP/BANGSAONLINE
Ita juga mengaku fokus pada soal infrastruktur. "Fokus pembangunan Mojokerto masih di timur dan tengah. Biar ada kesetaraan di wilayah Kota. Nanti arahnya ke jalan Lingkar Barat. Kita perjuangkan 25 persen APBD untuk infrastruktur," katanya.
Disinggung penataan personil apakah menjadi prioritas di tahun pertama pemerintahannya, ia mengaku tak akan akan tergesa-gesa. "Nggaklah, kita ikuti dulu sambil mengenal personil satu dengan yang lain. Itu terlalu terburu-buru," akuinya.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Mojokerto Saiful Amin Solihin mengatakan, dengan penetapan paslon terpilih ini secara otomatis tugas KPU Kota Mojokerto sudah selesai.
“Tentu ini sudah selesai, selanjutnya kita akan kita serahkan ke DPRD, KPU Provinsi dan KPU RI,” ungkapnya.
Kata Amin, evaluasi secara subyektif KPU pada Pilwali Mojokerto berlangsung lancar dan cukup kondusif. “Penilaian subyektif kami pilkada ini kondusif, setidaknya tanpa diwarnai gugatan dan aksi unjuk rasa,” ujarnya
Sekadar diketahui, paslon No 4 Ika Puspitasari - Rizal Zakaria, memenangi Pilwali serentak dengan mengantongi 23 ribu lebih atau 32, 80 persen suara. (yep/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




