Selasa, 23 Juli 2019 03:01

Syarat Kurang Lengkap, KPU Malang Kembalikan 30 Persen Berkas Pendaftaran Bacaleg

Senin, 23 Juli 2018 22:22 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Tuhu Priyono
Syarat Kurang Lengkap, KPU Malang Kembalikan 30 Persen Berkas Pendaftaran Bacaleg
Komisioner KPU Kabupaten Malang H Abdul Holik.

MALANG, BANGSAONLINE.com - Setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang melakukan verifikasi berkas Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang didaftarkan parpol, ternyata terdapat 30 persen berkas yang harus dikembalikan karena belum memenuhi syarat (BMS).

"Berkas pendaftaran Bacaleg yang didaftarkan oleh 15 parpol telah kita kembalikan kepada masing-masing parpol dan dari hasil verifikasi tersebut masih ada kekurangan lampiran administrasinya,” terang Komisioner KPU Kabupaten Malang H Abdul Holik, Minggu (22/7).

Secara otomatis Bacaleg yang mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Malang harus melengkapi persyaratan yang sudah diatur KPU.

“Kami sudah memanggil perwakilan parpol untuk melengkapi berkas Bacaleg yang akan ikut di Pileg 2019 nanti,” kata dia.

Ia menjelaskan sejumlah kekurangan berkas pendaftaran Bacaleg di antaranya ijazah yang tidak dilegalisir, serta belum adanya keterangan bebas pidana dari Pengadilan Negeri (PN), dan juga adanya ketidaksamaan huruf antara Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan ijazah terakhirnya.

Untuk masa perbaikan berkas itu sendiri, mulai tanggal 22 Juli hingga 31 Juli 2019 mendatang. Bila sampai pada batas waktu tersebut tidak ada perbaikan, maka berkas tidak akan diterima.

“Oleh karena itu, berkas pendaftaran Bacaleg yang didaftarkan parpol, jika berkas administratif ada kekurangan agar segera dilengkapi, supaya para Bacaleg bisa mengikuti Pileg 2019 mendatang,” tegas Holik.

Ditegaskan, hasil verifikasi Bacaleg, hingga kini belum ditemukan Bacaleg yang pernah terkait masalah hukum atau pernah menjalani hukuman karena korupsi, asusila, ataupun kasus narkoba. 

"Namun, jika ada masyarakat Kabupaten Malang ada yang mengetahui adanya Bacaleg yang pernah terjerat hukum, kami harap segera memberitahukan. Karena KPU memberikan waktu kepada masyarakat untuk memberikan informasi terkait Bacaleg pernah di hukum atau tidak,” pungkas mantan ketua KPU itu. (thu/ian)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...