Sabtu, 11 Juli 2020 11:11

TPAS Supit Urang Longsor, Satu Pemulung Hilang Tertimbun, Dua Selamat

Kamis, 12 Juli 2018 00:08 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Iwan Irawan
TPAS Supit Urang Longsor, Satu Pemulung Hilang Tertimbun, Dua Selamat
Plt Wali Kota Malang Sutiaji ketika meninjau tempat longsornya TPAS Supit Urang, Kota Malang. foto: IWAN/ BANGSAONLINE

MALANG KOTA, BANGSAONLINE.com - Tempat Pembuagan Akhir Sampah (TPAS) Supit Urang Mulyorejo, Sukun Kota Malang longsor pada hari Rabu (11/7). Akibat longsor, satu pemulung belum ditemukan, sedangkan 2 lainnya selamat.

Korban yang belum ditemukan diketahui bernama Agus Sujarno (45), warga asal Dampit Kabupaten Malang. Saat tumpukan sampah longsor, korban tidak sempat menyelamatkan diri.

Informasi dari Humas Polres Malang Kota menyebutkan, peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 13.00. Secara tiba-tiba, tumpukan sampah yang menggunung longosor. Saat itu di bawah sedang ada tiga pemulung yang sedang mencari barang-barang yang bisa didaur ulang.

"Korban sendiri adalah seorang yang tiap harinya mengais sampah di lokasi tersebut. Korban berasal dari Dampit Kabupaten Malang, namun kontrak di daerah Gandul Wagir, Kabupaten Malang," jelas Ipda Ni Made Seruni Marhaeni, Kasubag Humas Polres Malang Kota.

Saksi mata yang ada di TKP, Miskan (35), warga Jl. Rawisari RT. 10 RW. 05, Mulyorejo, Sukun Kota Malang menuturkan, sebelum kejadian dia sedang berada di TPAS bersama korban untuk mencari barang barang yang bisa didaur ulang.

"Ketika sedang enak-enak mengais sampah, gak tahunya seketika itu tumpukan sampah mengalami ambruk. Korban jatuh tidak bisa berlari. Kemungkinan korban tertimbun sampah," terang Miskan.

Sampai saat ini, kata Miskan, korban belum bisa terevakuasi. Karena kesulitan medannya terlalu curam, menyebabkan mobil pengait tidak bisa masuk. "Sepertinya hingga saat ini masih proses pencarian jasad korban," ujar Miskan.

Plt. Wali Kota Malang langsung meninjau lokasi longsor didampingi Kepala DLH Kota Malang Agus Edy P. Sutiaji.

“Kami memerintahkan kepada OPD terkait untuk terus melakukan pencarian kepada korban. Selanjutnya, kami juga meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup memberikan pembatas atau zona merah, agar tidak terjadi korban kembali,” ujar dia.

Dia menyerahkan sepenuhnya teknis pelaksanaan pada DLH yang membidanginya. Pemkot Malang turut belasungkawa atas musibah tersebut. (iwa/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...