Kamis, 24 Januari 2019 10:38

TPAS Supit Urang Longsor, Satu Pemulung Hilang Tertimbun, Dua Selamat

Kamis, 12 Juli 2018 00:08 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Iwan Irawan
TPAS Supit Urang Longsor, Satu Pemulung Hilang Tertimbun, Dua Selamat
Plt Wali Kota Malang Sutiaji ketika meninjau tempat longsornya TPAS Supit Urang, Kota Malang. foto: IWAN/ BANGSAONLINE

MALANG KOTA, BANGSAONLINE.com - Tempat Pembuagan Akhir Sampah (TPAS) Supit Urang Mulyorejo, Sukun Kota Malang longsor pada hari Rabu (11/7). Akibat longsor, satu pemulung belum ditemukan, sedangkan 2 lainnya selamat.

Korban yang belum ditemukan diketahui bernama Agus Sujarno (45), warga asal Dampit Kabupaten Malang. Saat tumpukan sampah longsor, korban tidak sempat menyelamatkan diri.

Informasi dari Humas Polres Malang Kota menyebutkan, peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 13.00. Secara tiba-tiba, tumpukan sampah yang menggunung longosor. Saat itu di bawah sedang ada tiga pemulung yang sedang mencari barang-barang yang bisa didaur ulang.

"Korban sendiri adalah seorang yang tiap harinya mengais sampah di lokasi tersebut. Korban berasal dari Dampit Kabupaten Malang, namun kontrak di daerah Gandul Wagir, Kabupaten Malang," jelas Ipda Ni Made Seruni Marhaeni, Kasubag Humas Polres Malang Kota.

Saksi mata yang ada di TKP, Miskan (35), warga Jl. Rawisari RT. 10 RW. 05, Mulyorejo, Sukun Kota Malang menuturkan, sebelum kejadian dia sedang berada di TPAS bersama korban untuk mencari barang barang yang bisa didaur ulang.

"Ketika sedang enak-enak mengais sampah, gak tahunya seketika itu tumpukan sampah mengalami ambruk. Korban jatuh tidak bisa berlari. Kemungkinan korban tertimbun sampah," terang Miskan.

Sampai saat ini, kata Miskan, korban belum bisa terevakuasi. Karena kesulitan medannya terlalu curam, menyebabkan mobil pengait tidak bisa masuk. "Sepertinya hingga saat ini masih proses pencarian jasad korban," ujar Miskan.

Plt. Wali Kota Malang langsung meninjau lokasi longsor didampingi Kepala DLH Kota Malang Agus Edy P. Sutiaji.

“Kami memerintahkan kepada OPD terkait untuk terus melakukan pencarian kepada korban. Selanjutnya, kami juga meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup memberikan pembatas atau zona merah, agar tidak terjadi korban kembali,” ujar dia.

Dia menyerahkan sepenuhnya teknis pelaksanaan pada DLH yang membidanginya. Pemkot Malang turut belasungkawa atas musibah tersebut. (iwa/rev)

BERITA VIDEO: Tuntut Pilpres 2019 Ada Calon Independen, Inilah Sosok yang Diusung "Tikus Pithi"
Kamis, 03 Januari 2019 13:53 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tikus Pithi, kelompok massa yang menggelar demo di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi, Kamis (3/1) menuntut agar di Pilpres 2019 kali ini ada calon independen, alias nonparpol.Saifuddin, Korlap Tikus Pithi Ka...
Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Suparto Wijoyo
Rabu, 23 Januari 2019 10:48 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAMPAI saat ini masih banyak pihak yang meramaikan debat capres-cawapres 17 Januari 2019 sambil menanti hadirnya agenda serupa 17 Februari 2019. Debat itu seolah tidak lapuk oleh hujan nan tiada kering oleh panas, seterik ap...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...