Polres Mediasi Kericuhan Mahasiswa Papua dan Warga Kota Malang

Polres Mediasi Kericuhan Mahasiswa Papua dan Warga Kota Malang John Giai didampingi temannya dari Aliansi Mahasiswa Papua, saat memberikan keterangan kepada awak media di Mapolres Malang Kota, atas kericuhan yabg terjadi, Senin (02/07). foto : Iwan Irawan/BANGSAONLINE

Sementara Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung mengatakan, kericuhan terjadi lantaran pemuda asal Papua menonton video yang diduga bermaterikan gerakan Papua Merdeka.

"Namun, situasi sudah kondusif. Demi keamanan, beberapa pemuda Papua diamankan kepolisian," ujar Kombes. Pol Frans Barung.

John Giai, koordinator Aliansi Mahasiswa Papua bersama belasan rekan lainnya saat menandatangani mediasi menuturkan, dirinya bersama teman lainnya sudah 9 tahun berada di Kelurahan Dinoyo.

"Ini menunjukkan jika kami menjalin komunikasi dengan baik warga Dinoyo. Namun saat ini, kami merasa ruang demokrasi sudah ditutup rapat oleh pihak aparat. Kami menonton film Papua Merdeka, sebagai pembelajaran sejarah dan mensupportnya," papar John.

“Kami menghendaki, aset yang disita mesti kembalikan berupa 8 unit laptop, 4 unit hp, 4 unit kendaraan bermotor, mengembalikan nama baik mahasiswa Papua, dan Kapolsek Lowokwaru mesti dimutasi karena tidak bisa mengamankan warga yang diintimidasi," tegasnya.

"Satu teman juga mesti dibebaskan yang sudah ditahan. Karena penahanannya tidak pada lokasi kejadian," pungkasnya. (iwa/thu/dur)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO