H Abdul Muchit, SH, Komandan Satkornas Banser ke-4 dalam suatu acara. Foto: istimewa
Kiai Abdul Chalim dalam sejarah berdirinya NU dikenal sebagai teman akrab KH Abdul Wahab Hasbullah sejak sama-sama belajar di Makkah. Dua sahabat ini kemudian pulang ke Indonesia dan sepakat untuk berjuang memerdekakan bangsanya dari penjajah. Setelah kembali ke Indonesia, Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy’ari mendirikan Jamiyah Nahdlatul Ulama (NU). Nah, dalam proses pendirian NU itu, Kiai Abdul Chalim bersama Kiai Abdul Wahab Hasbullah bahu membahu terlibat membantu mengurus administrasi, konsep, dan undangan terhadap para kiai yang membahas pengiriman delegasi ke Hijaz.
Dua kiai ini dipercaya oleh Hadratussyaikh untuk mengurusi administrasi karena sebelumnya Kiai Abdul Wahab adalah ketua Nahdlatul Wathon sedang Kiai Abdul Chalim sekretaris Nahdlatul Wathon. Begitu NU berdiri, terbentuklah kepengurusan PBNU. Hadratussyaikh sebagai Rais Akbar Syuriah PBNU sedang Hasan Gipo dipercaya sebagai ketua umum Tanfidizyah. Saat itu Kiai Abdul Wahab Hasbullah ditunjuk sebagai Katib Syuriah dan Kiai Abdul Chalim sebagai Naibul Katib atau Katib Tsani (sekretaris II) PBNU.
“Jadi Kiai Asep itu seorang ulama besar dan keturunan atau putra ulama besar. Kan gak masuk akal putra pendiri NU dilaporkan ke polisi oleh anak yang mengaku PMII,” kata Abdul Muchit.
Abdul Muchit juga mengingatkan Abdul Hamid dan siapa saja agar tak coba-coba menyakiti kiai NU, termasuk Kiai Asep. "Ya mohon maaf, siapa saja yang berani menyakiti kiai NU termasuk Kiai Asep, baik fisik maupun psikis, akan berhadapan dengan saya. Saya sudah terbiasa berhadapan dengan urusan membela NU dan kiai, jadi tak pernah gentar sedikitpun. Ini tahadduts binni'mah aja," tegas Ketua Umum Pusat Pencak Silat Dali Kumbang ini.
"Sekali lagi sampai kapanpun akan saya bela kiai, termasuk Kiai Asep. Semua kiai NU yang diperlakukan semena-mena dan didzalimi akan saya bela," tambahnya.
Dalam website Jampijatim.com disebutkan bahwa susunan pengurus JAMPI Jatim, diantaranya, terdiri dari Dewan Penasehat yang diketuai Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Sedang Wakil Ketuanya adalah Bambang DH, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu. Selain Gus Ipul dan Bambang DH juga tercatat nama Anwar Saadad (sekretaris Gerindra Jatim) dan Arif Afandi (mantan wawali kota Surabaya saat Bambang DH jadi walikota). (MMA)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




