Rabu, 17 Juli 2019 12:45

Jelang Hari Raya Idul Fitri, Peziarah Jubeli Makam Siti Fatimah binti Maimun

Senin, 11 Juni 2018 14:14 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Jelang Hari Raya Idul Fitri, Peziarah Jubeli Makam Siti Fatimah binti Maimun
Para peziarah memadati makam Siti Fatimah binti Maimun. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, tempat ziarah di Kabupaten Gresik dijubeli para peziarah. Salah satunya, Makam Siti Fatimah binti Maimun, di Desa Leran Kecamatan Manyar.

Siti Fatimah binti Maimun merupakan penyebar agama Islam di tanah Jawa sebelum zaman Wali Songo. Dia diperkirakan wafat Abad ke-11. Hal ini dibuktikan dari penemuan prasasti Leran yang ditemukan pada nisan makam Siti Fatimah binti Maimun yang menunjukan tahun 1082 Masehi. Nisan tersebut dijadikan sebagai bukti prasasti tertua di Asia Tenggara.

Dikarenakan hidup di zaman Hindu, situs bangunan makam Fatimah binti Maimun berbeda dengan bentuk bangunan makam para Wali Songo pada umumnya. Bentuk bangunan makamnya dibuat menyerupai cungkup, dengan ketinggian mencapai delapan meter, mirip candi pada masa pemerintahan Hindu.

Di sekitar kompleks pemakaman Siti Fatimah binti Maimun terdapat tiga gugus makam lain, yakni tiga paman Fatimah, tiga panglima dan dua penjaga, yang dikenal dengan makam panjang dikarenakan panjang makamnya mencapai sembilan meter.

Makam Fatimah binti Maimun yang ada di kawasan pesisir utara di Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, kurang lebih berjarak sejauh tujuh kilo meter dari Kota Gresik.

Fatimah binti Maimun merupakan Puteri Raja Malaka, Sultan Mahmud Syah Alam dan Dewi Aminah asal Aceh. Dia meninggal dunia saat sedang menyebarkan dakwah Islam di kawasan pesisir Utara Gresik.

Eko Supriyanto, salah satu peziarah asal Kabupaten Pasuruan menyatakan tertarik berziarah Makam Siti Fatimah binti Maimun, karena sebagai umat Islam penting untuk mengenal sejarah agama Islam.

"Kami berziarah ke makam-makam penyebar Islam. Kami ingin melihat bangunan sekaligus berkirim doa," ujarnya.

Rofi Rosidah, peziarah asal Gresik menganggap sosok Siti Fatimah binti Maimun perempuan penyebar agama Islam yang sangat dikagumi banyak orang. Terutama di Gresik.

"Karena beliau adalah wanita tangguh, beliau rela menyebarkan agama Islam tanpa memikirkan dirinya sendiri. Pada Ramadan seperti saat ini alangkah baiknya kita sebagai wanita lebih mendekatkan diri kepada Allah," ungkap Miss Hijabers Gresik tahun 2017 ini. (hud/dur)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...