Kamis, 17 Oktober 2019 05:48

Mengenal Agus Sulton, Kolektor Kitab Kuno Asal Jombang

Jumat, 08 Juni 2018 10:43 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Rony Suhartomo
Mengenal Agus Sulton, Kolektor Kitab Kuno Asal Jombang
Agus Sulton saat menunjukkan kitab koleksinya. foto: RONY S/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSONLINE.com - Seorang dosen di Jombang menjadi kolektor kitab-kitab kuno. Kitab-kitab yang dikumpulkannya berusia puluhan hingga ratusan tahun, bahkan ada yang sampai 300 tahun. Dia adalah Agus Sulton pria berusia 32 tahun, asal Kota Santri.

Kecintaannya terhadap sastra menggiring Agus untuk mengumpulkan kitab-kitab kuno tersebut. Agus memulai perburuannya terhadap manuskrip kuno sejak akhir tahun 2008. Selain di Jombang, lulusan Fakultas Sastra Universitas Airlangga Surabaya ini mencari kitab-kitab kuno di Kediri, Lamongan, dan Nganjuk. Utamanya dulu daerah yang menjadi lokasi pondok pesantren yang telah bubar sebelum tahun 1950.

“Saya dapatkan dari para keturunan pengasuh pesantren. Selain itu dari keturunan mantan tukang macapat. Paling banyak saya dapatkan dari Kediri,” kata Agus kepada wartawan di rumahnya Dusun Payaksantren, Desa Rejoagung, Ngoro, Jombang, Jumat (6/8).

Koleksi puluhan kitab kuno tersebut, kini dia simpan rapi di almari rumahnya. Selama hampir 10 tahun tekun mengumpulkan manuskrip kuno, kini Agus mempunyai 79 kitab kuno. “Isinya mengenai pengobatan, ajaran fiqih, tauhid, cerita-cerita babad, serat Lukoyanti, cerita-cerita nabi, syair Nabi Muhammad, termasuk hukum-hukum adat,” imbuhnya,

Pria yang berprofesi sebagai dosen di Universitas Hasyim Asy’ari Jombang itu pun menjelaskan, puluhan kitab kuno miliknya tak hanya ditulis menggunakan aksara Jawa. Ada juga manuskrip yang menggunakan aksara Pegon dan Arab.

“Penyalinannya kebanyakan oleh para kiai atau anak buah Pangeran Diponegoro yang kabur ke wilayah Kediri dan sekitarnya. Saat itu sekitar tahun 1840-an,” jelasnya.

Manuskrip berisi Babad Bojonegoro koleksi Agus juga tergolong kuno. Kitab yang dibelinya seharga Rp 1 juta ini sudah menggunakan kertas telo. Kertas tersebut dibuat oleh home industry di Tulungagung menggunakan bahan dedaunan.

“Manuskrip ini memakai aksara Jawa, cuma bahasanya agak kuno. Umur naskah sekitar 100-an tahun,” terangnya.

Untuk mengumpulkan koleksinya itu, staf pengajar Fakultas Ilmu Pendidikan jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy), Jombang ini mengaku tak menghabiskan dana yang besar. Ini karena sebagian besar kitab kuno tersebut didapatkan secara cuma-cuma.

Mereka memilih menghibahkan kitab kuno kepada Agus dengan harapan agar lebih bermanfaat. Hingga saat ini, duit yang dia keluarkan untuk mendapatkan puluhan manuskrip kuno itu hanya berkisar Rp 3 juta.

“Paling mahal saya beli Rp 1 juta, itu manuskrip Babad Bojonegoro. Kitab ini menggunakan aksara Jawa, ada dua jilid dari bahan kertas Telo. Umur naskah sekitar 100-an tahun,” tutupnya. (rony suhartomo)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...