Kamis, 17 Oktober 2019 23:34

Cari Solusi Tangani Imigran di Rusunawa Jemundo, DPRD Konsultasi ke Dirjen Imigrasi Kemenkum-HAM

Rabu, 06 Juni 2018 15:16 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Mustain
Cari Solusi Tangani Imigran di Rusunawa Jemundo, DPRD Konsultasi ke Dirjen Imigrasi Kemenkum-HAM
Ali Masykuri, Wakil Ketua Komisi D.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - DPRD Sidoarjo ikut mencari solusi menangani ratusan imigran yang ditampung di Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) Puspa Agro, di Desa Jemundo Kecamatan Taman. Upaya itu di antaranya melalui Komisi D yang berkonsultasi kepada Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, pada 28 Mei 2018 lalu.

"Intinya kami ingin ada solusi terkait para imigran tersebut yang saat ini ditampung di Rusunawa Puspa Agro," cetus Wakil Ketua Komisi D, Ali Masykuri, Rabu (6/6).

Menurut Ali, solusi dimaksud, yakni bagaimana upaya mengembalikan fungsi Rusunawa sebagaimana fungsinya, yakni tidak sebagai tempat penampungan pengungsi, namun sebagai hunian warga tak mampu yang belum memiliki rumah.

Diketahui, 320 imigran itu berasal dari Afghanistan, Pakistan, Sri Lanka, Iran, Iraq, Somalia, Myanmar, Eritrea, dan Sudan. Mereka menunggu kebijakan pemerintah Indonesia, kapan akan dikirim ke negara ketiga.

Mereka adalah para pengungsi dan pencari suaka. Mereka telah tinggal di Rusunawa Puspa Agro beberapa tahun ini. Ali Masykuri menyebut, upaya mencari solusi juga untuk mencegah dampak sosial karena imigran tersebut terlalu lama tinggal di penampungan sementara itu.

Lalu apa solusinya? Dalam pertemuan dengan Dirjen Imigraai itu, kata Ali Masykuri, muncul wacana untuk membangun tempat penampungan yang bisa didanai APBD Kabupaten Sidoarjo. Menurut pihak Dirjen Imigrasi, pemerintah tidak bisa memaksa mereka pindah karena terikat Konvensi Internasional.

Ali menegaskan pihaknya bakal membahas wacana tersebut dalam rapat internal komisi untuk disampaikan ke pimpinan dewan dan diteruskan ke pihak eksekutif. "Kami akan bahas lagi opsi-opsi lainnya untuk ikut mencari solusi keberadaan para imigran di Sidoarjo tersebut," pungkas politisi Partai NasDem ini. (sta/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...