Kamis, 09 Juli 2020 22:34

Tiga Menteri Resmikan Jembatan Wijaya Kusuma Kediri

Selasa, 29 Mei 2018 19:13 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Arif Kurniawan
Tiga Menteri Resmikan Jembatan Wijaya Kusuma Kediri
Ketiga Menteri bersama ketua DPRD Sulkani, Bupati Kediri Haryanti dan juga pimpinan DPRD Kota Kediri Wara S. Renny Pramana saat meninjau jembatan Wijaya Kusuma. Foto: ARIF K/BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com – Jembatan Wijaya Kusuma yang merupakan jembatan penghubung Kecamatan Ngadiluweh dan Kecamatan Mojo akhir Desember 2017, akhirnya diresmikan oleh tiga menteri sekaligus. 

Yakni, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sekertaris Kabinet Pramono Anung serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Selasa (29/5).

Jembatan Wijaya Kusuma memiliki panjang bentang 182,84 meter, lebar 2 meter bahu jalan, 7 meter jalan dan 2 meter bahu jalan dengan pondasi tiang pancang baja 600 meter.

Pengerjaan jembatan diawasi Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Jawa Timur, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sedangkan proyek digarap PT Dwi Mulyo Lestari dengan nilai kontrak Rp 32.772.820.000. 

Masa waktu pengerjaan 263 hari, dan groundbreaking jembatan dimulai pada bulan Mei 2017 lalu, sehingga jembatan selesai pada bulan dan 31 Desember 2017. Namun karena penyesuaian jadwal peresmian, maka baru bulan ini peresmian bisa dilaksanakan.

Pramono Anung berharap diresmikannya jembatan ini dapat memudahkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Ekonomi diharapkan juga akan semakin baik dan meningkat serta memudahkan transportasi antara barat dan timur sungai semakin mudah.

"Semoga dengan jembatan ini harga harga turun terutama produk pertanian di barat sungai, ke timur sungai, untuk pendidikan sekolah ke bagian timur karena sekolah banyak di timur sungai, juga mudah dan gampang," jelas Pramono Anung.

Tak hanya memudahkan transportasi dan peningkatan nilai ekonomi, namun ini juga sesuai dengan program nawacita Presiden Jokowi yang selalu mengutamakan konektivitas dan infrastruktur.  "Ini semua juga sesuai Nawacita Presiden Jokowi, guna memudahkan konektivitas dan infrastruktur akan menurunkan harga jual," imbuh Pramono.

Saat disinggung dengan nama Wijaya Kusuma untuk jembatan, Pramono mengaku mendapat inspirasi dari bunga kesukaan orang tuanya dan ibunda dari Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono. 

"Wijaya Kusuma itu kan bunga yang hanya mekar di saat malam hari, dan langka. Konon membawa keberuntungan juga. Sehingga semoga dengan adanya jembatan ini membawa berkah dan keberuntungan bagi warga Kabupaten Kediri," pungkas politikus PDI Perjuangan ini.

Peresmian Jembatan juga dihadiri oleh sejumlah pejabat Kementerian Pekerjaan umum dan Forkopimda Kabupaten Kediri seperti Bupati Haryanti dan suaminya Sutrisno, Kapolres Kediri Kota dan Kabupaten, Dandim Kediri serta pimpinan DPRD Kota Kediri Wara S. Renny Pramana. 

Usai acara, ketiga menteri langsung meninggalkan lokasi untuk kembali ke Jakarta melalui pesawat di Madiun. (rif/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...