Rabu, 17 Juli 2019 12:37

​Berangkat Haji ke Makkah dengan Bersepeda Pancal

Kamis, 17 Mei 2018 22:14 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: -
​Berangkat Haji ke Makkah dengan Bersepeda Pancal
Bismillah.... labbaika.. Allahumma Labbaika... foto: aboutislam

KULIM, BANGSAONLINE.com - Suliman Abd Lah (47) dari Padang Serai, distrik Kulim, Malaysia Barat, memulai perjalan menuju Makkah untuk berhaji dengan mengendarai sepeda pancal. Dia berangkat dari kampung halamannya, Minggu, 8 April lalu.

“Saya pertama kali merencanakan ini tujuh tahun lalu. Dan sekarang, setelah dua tahun pelatihan dengan bantuan para profesional, saya akhirnya dalam perjalanan,” ujarnya kepada New Straits Times.

“Saya beri nama perjalanan ini 'Kembara Menuju Lambaian Kaabah 2018' (Bersepeda Menuju Ka`bah),” tambah dia.

Memulai perjalanannya, Abd Lah membawa sekantong peralatan, makanan, dan Alquran. Menurut New Straits Times itu, dia akan menggunakan masjid sebagai tempat istirahatnya dan berencana untuk membaca Alquran sepanjang perjalanannya.

Menyeberangi benua Asia untuk mencapai Makkah, ia akan melakukan perjalanan sekitar 10.000 kilometer dari Changlung, sebelum tiba di Mekah pada 16 Juli.

Muslim dari seluruh dunia datang ke Makkah setiap tahun untuk melakukan haji, salah satu dari lima rukun Islam.

Abd Lah mengatakan dia menghabiskan satu bulan untuk mempelajari rute yang akan dilalui. Dia juga disarankan oleh guru agama untuk bersepeda pada hari Jumat. “Keluarga dan teman-teman saya sangat mendukung misi saya. Saya juga telah menerima berbagai sponsor, termasuk dari majikan saya (PLUS Malaysia Berhad), Tim Bersepeda Terengganu (TSG), dan teman-teman saya di Harian Metro,” katanya.

Dia berharap perjalanan yang menguras fisik dan mental ini sukses, karena dia harus berani menghadapi berbagai macam negara, yakni Thailand, Myanmar, Bangladesh, India, Pakistan, Iran, UAE dan akhirnya, Arab Saudi.

“Saya siap menghadapi ini karena ini adalah bagaimana saya ingin memenuhi kewajiban saya ke rukun Islam kelima. Saya memilih untuk bersepeda di sana karena saya ingin mengalami keindahan agama dan ciptaan Allah di sepanjang perjalanan,” katanya.

"Saya berharap orang-orang Malaysia akan mengucapkan doa untuk saya dan mengucapkan selamat dalam perjalanan ini," kata Suliman, yang telah menjadi pengendara sepeda selama hampir 30 tahun.

Sumber: aboutislam.net
Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...