Minggu, 19 Agustus 2018 10:49

​Berangkat Haji ke Makkah dengan Bersepeda Pancal

Kamis, 17 Mei 2018 22:14 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: -
​Berangkat Haji ke Makkah dengan Bersepeda Pancal
Bismillah.... labbaika.. Allahumma Labbaika... foto: aboutislam

KULIM, BANGSAONLINE.com - Suliman Abd Lah (47) dari Padang Serai, distrik Kulim, Malaysia Barat, memulai perjalan menuju Makkah untuk berhaji dengan mengendarai sepeda pancal. Dia berangkat dari kampung halamannya, Minggu, 8 April lalu.

“Saya pertama kali merencanakan ini tujuh tahun lalu. Dan sekarang, setelah dua tahun pelatihan dengan bantuan para profesional, saya akhirnya dalam perjalanan,” ujarnya kepada New Straits Times.

“Saya beri nama perjalanan ini 'Kembara Menuju Lambaian Kaabah 2018' (Bersepeda Menuju Ka`bah),” tambah dia.

Memulai perjalanannya, Abd Lah membawa sekantong peralatan, makanan, dan Alquran. Menurut New Straits Times itu, dia akan menggunakan masjid sebagai tempat istirahatnya dan berencana untuk membaca Alquran sepanjang perjalanannya.

Menyeberangi benua Asia untuk mencapai Makkah, ia akan melakukan perjalanan sekitar 10.000 kilometer dari Changlung, sebelum tiba di Mekah pada 16 Juli.

Muslim dari seluruh dunia datang ke Makkah setiap tahun untuk melakukan haji, salah satu dari lima rukun Islam.

Abd Lah mengatakan dia menghabiskan satu bulan untuk mempelajari rute yang akan dilalui. Dia juga disarankan oleh guru agama untuk bersepeda pada hari Jumat. “Keluarga dan teman-teman saya sangat mendukung misi saya. Saya juga telah menerima berbagai sponsor, termasuk dari majikan saya (PLUS Malaysia Berhad), Tim Bersepeda Terengganu (TSG), dan teman-teman saya di Harian Metro,” katanya.

Dia berharap perjalanan yang menguras fisik dan mental ini sukses, karena dia harus berani menghadapi berbagai macam negara, yakni Thailand, Myanmar, Bangladesh, India, Pakistan, Iran, UAE dan akhirnya, Arab Saudi.

“Saya siap menghadapi ini karena ini adalah bagaimana saya ingin memenuhi kewajiban saya ke rukun Islam kelima. Saya memilih untuk bersepeda di sana karena saya ingin mengalami keindahan agama dan ciptaan Allah di sepanjang perjalanan,” katanya.

"Saya berharap orang-orang Malaysia akan mengucapkan doa untuk saya dan mengucapkan selamat dalam perjalanan ini," kata Suliman, yang telah menjadi pengendara sepeda selama hampir 30 tahun.

Sumber: aboutislam.net
Sabtu, 11 Agustus 2018 16:43 WIB
Oleh: Ach. Taufiqil Aziz*Sekitar jam 17.00, pada 9 Agustus 2018, kami sekeluarga masih menonton stasiun televisi tentang pengumuman Cawapres Jokowi. Di televisi, beberapa stasiun dan pengamat sudah menganalisa bahwa Mahfud MD (MMD) yang akan menjadi ...
Kamis, 16 Agustus 2018 17:26 WIB
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   In ahsantum ahsantum li-anfusikum wa-in asa'tum falahaa fa-idzaa jaa-a wa’du al-aakhirati liyasuu-uu wujuuhakum waliyadkhuluu almasjida kamaa dakhaluuhu awwala marratin waliyutabbiruu maa ‘al...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 18 Agustus 2018 10:03 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Rabu, 08 Agustus 2018 10:41 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Asosiasi Wisata Gua Indonesia (Astaga) dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mahipal) Unirow Tuban akhirnya memaparkan data pemetaan gua di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Data tersebut dikeluarkan setelah tim me...