LKP3: Masyarakat Lebih Paham Program Kerja Gus Ipul-Puti

LKP3: Masyarakat Lebih Paham Program Kerja Gus Ipul-Puti Sekretaris LKP3 FIA UB Malang Andy Kurniawan (dua dari kiri) saat diskusi “Membedah hasil survei Pilgub Jatim 2018” di rumah makan Agis, Surabaya, Minggu (13/5/2018). Foto: YUDI A/BANGSAONLINE

“Paling tidak orang ingin tahu Dik Dilan dan Pak Kardiman itu apa. Jadi, Gus Ipul unggul di program yang dipersepsikan masyarakat. Perilaku pemilih dilihat dari jumlah masyarakat yang membaca menarik atau bukan terhadap program itu,” paparnya.

Meski unggul di program itu, bukan berarti Khofifah-Emil kalah di program lain. Berdasarkan surveinya, program infrastruktur dan ekspor Khofifah-Emil mengungguli Gus Ipul-Puti. Khofifah-Emil unggul 44 persen. Sedangkan Gus Ipul-Puti 42 persen.

“Yang imbang kesehatan, sama-sama 44,7 persen. Demikian pula bidang sosial dan pengentasan kemiskinan, karena programnya sama kuat dan menarik,” ungkapnya.

Dari program yang dipahami masyarakat itu, Andy menyebut Gus Ipul unggul di wilayah Tapal Kuda, Arek dan Mataraman. Sementara Khofifah menang di Madura dan Mataraman pesisir.

“Kami melakukan survei dengan jumlah responden 835 orang di 38 Kabupaten/Kota. Jumlah sampel yang sama dengan BPS. Margin erornya 3,46 persen. Kami mengambil batas minimal sampel, sehingga hasilnya cukup akurat,” jelasnya.

Senada, Dosen FISIP Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Putu Aditya Ferdian Ariawantara menegaskan, ketertarikan masyarakat terhadap program Gus Ipul-Puti karena begitu mudah dipahami dan dicerna. Salah satunya adalah Dik Dilan.

“Siapa sih yang tak kenal Dilan. Lha yang menarik bagaimana Gus Ipul-Puti memberikan pendidikan gratis SMA/SMK lewat program Dik Dilan. Sebagai pemilih tentunya akan melihat keunggulan dari Dik Dilan. Secara angka mungkin bisa berubah tapi persepsi akan sulit berubah,” tegasnya. (ian/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO