Kamis, 24 Januari 2019 08:18

Zonasi PPDB SMA di Kota Kediri Dirubah

Minggu, 13 Mei 2018 17:21 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Arif Kurniawan
Zonasi PPDB SMA di Kota Kediri Dirubah

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Agar tidak terjadi kekurangan murid saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA sederajat, maka cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur merubah sistem zonasi.

Pasalnya, penerapan PPDB SMA online sejak tahun ajaran 2017/2018 yang menggunakan sistem zonasi, ternyata justru membuat sejumlah sekolah yang notabene unggulan seperti SMAN 1 dan SMAN 2 Kota Kediri kekurangan pendaftar. Bahkan, PPDB online di sekolah tersebut sampai dibuka kembali hanya untuk memenuhi kuota.

Tahun lalu, Kota Kediri zonasinya dibagi menjadi tiga, yakni zona Kecamatan Kota, zona Kecamatan Mojoroto, dan zona Kecamatan Pesantren. Sementara, tahun ini zonasinya diperluas dengan hanya ada dua zona saja yakni, zona Kecamatan Mojoroto, dan zona Kecamatan Kota, Kecamatan Pesantren.

Kasi Pendidikan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Kediri Sidik Purnomo mengatakan, secara teknis PPDB tahun ini tidak ada perbedaan signifikan dibanding tahun lalu. Hal ini dilakukan untuk memberikan pembiasaan kepada masyarakat dengan sistem PPDB yang sudah ada.

“PPDB dimulai dengan mengambil PIN dibuka tanggal 25 Mei sampai 8 Juni, pengambilannya bisa dilakukan di sekolah terdekat. Sebagai pembiasaan masyarakat, tahun ini tidak dilakukan banyak perbedaan dalam aturan PPDB, hanya zonasinya saja yang berbeda,” ujarnya.

Perubahan zonasi itu diakui Sidik agar tidak terjadi kekurangan pendaftar seperti yang terjadi pada PPDB pertama. “Kemarin di Dinas Pendidikan Provinsi ada evaluasi khususnya untuk sistem zonasinya. Karena kemarin terjadi banyak yang kekurangan pendaftar, maka tahun ini ada perubahan baik di Kota Kediri maupun di Kabupaten Kediri,” jelasnya. (rif/rev)

BERITA VIDEO: Tuntut Pilpres 2019 Ada Calon Independen, Inilah Sosok yang Diusung "Tikus Pithi"
Kamis, 03 Januari 2019 13:53 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tikus Pithi, kelompok massa yang menggelar demo di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi, Kamis (3/1) menuntut agar di Pilpres 2019 kali ini ada calon independen, alias nonparpol.Saifuddin, Korlap Tikus Pithi Ka...
Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Suparto Wijoyo
Rabu, 23 Januari 2019 10:48 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAMPAI saat ini masih banyak pihak yang meramaikan debat capres-cawapres 17 Januari 2019 sambil menanti hadirnya agenda serupa 17 Februari 2019. Debat itu seolah tidak lapuk oleh hujan nan tiada kering oleh panas, seterik ap...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...