'Rockstar Teacher': Sekolah itu Panggung, Guru Rockernya dan Siswa itu Penonton

"Guru harus mampu menciptakan siswanya senang, apa yang diperintahkan diikuti," ujar dia.

Sekolah masa depan harus mampu menciptakan anak didik atau siswanya senang. Bergembira di kelas, tidak mau keluar cepat, cepat pulang. Kalau itu sudah terjadi, tanda rockstar guru sudah mulai terjadi.

“Energi penonton harus memberikan energi lebih dari rocktsar. Jadi energi pengajar harus merebut dari enargi anak-anak atau siswa,” terang Asril.

"Guru harus mempunyai dua unsur Rockstar Teacher, yaitu lirik dan lagu. Lirik adalah materi keren, lagu adalah bobotnya. Gelombang guru dan anak harus frekuensinya sama. Sama halnya rocker dan penonton harus seirama," tambah dia.

Hj. Juhairiyah senang menyekolahkan cucunya ke SD Assalam dengan digelarnya bedah buku tersebut. Hal itu karena jika sudah pulang sekolah, sudah salat, ngaji selesai dan tidak ada PR. Sebagai nenek dia tidak pusing untuk melakukan pengawasan meski anak-anak sudah bergawai. Tugas nenek hanya tinggal mengajak bermain saja. (uzi/ns)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO