Husnul Aqib, anggota DPRD Jatim.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Anggota DPRD Jatim Husnul Aqib meminta jembatan yang ada di sepanjang pantura Daendels diperiksa kelayakannya. Hal itu karena adanya beban yang berat akibat tingginya volume kendaraan yang lewat di atasnya.
"Jangan sampai kejadian seperti jembatan Babat-Widang terulang. Apalagi intensitas dan tonase kendaraan yang lewat berlipat-lipat," ujar dia, Jumat (20/4).
BACA JUGA:
- Kader PKB Jatim Salurkan 1.055 Hewan Kurban ke Pesantren dan Warga
- Sosialisasi Pendidikan Moral Islamiyah, Anggota DPRD Jatim Aida: Pondasi Generasi Muda Berdaya Saing
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Pemprov dan DPRD Jatim Setujui 2 Raperda Strategis
Menurut Aqib, salah satu jembatan yang harus diperiksa adalah jembatan Sedayulawas. Terutama jembatan yang baru sebelah selatan. Sebab, menurut laporan masyarakat, permukaan jembatan telah mengalami penurunan.
Selain itu, Aqib juga mendesak Pemprov Jatim dan Pemkab Gresik, Lamongan, dan Tuban untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas.
"Jangan semua kendaraan, terutama yang besar-besar diarahkan ke Pantura Daendels. Sebab warga pantura mulai terganggu kehidupannya oleh padatnya lalu lintas. Contohnya kendaraan dari arah Surabaya yang ke Tuban/Semarang diarahkan lewat Bojonegoro. Sedangkan yang dari arah Tuban ke Surabaya diarahkan lewat Pantura Daendels. Kalau.memang harus jadi jalan alternatif, volume lalu lintas bisa dibatasi," saran dia. (qom/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




