Kamis, 24 Januari 2019 10:46

Polisi Razia Penjual Miras Berkedok Warung di Blitar

Senin, 16 April 2018 14:03 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Polisi Razia Penjual Miras Berkedok Warung di Blitar
Petugas menunjukkan barang bukti miras yang berhasil disita. foto: AKINA/ BANGSAONLINE

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Tempat menjual minuman keras (miras) berkedok warung masih marak di Kabupaten Blitar. Para penjual miras ini diduga sengaja menjual miras dengan berkedok warung untuk mengelabuhi petugas. Mereka baru mau melayani jika ada pembeli.

Kapolres Blitar AKBP Anisullah M. Ridha mengatakan, dalam waktu satu minggu terakhir pihaknya memang gencar melalukan operasi miras. Hal itu merupakan instruksi khusus Kapolri pasca kasus di Jawa Barat yang menyebabkan puluhan orang tewas setelah menenggak miras oplosan.

Hasilnya, petugas mendapatkan sejumlah warung kecil yang menjual miras ilegal. Di antaranya sejumlah warung di Kecamatan Garum, Wonotirto, Pangungrejo, Wates, Sutojayan, Doko, Kesamben dan kanigoro.

Dari warung ini petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa ratusan botol miras berbagai merk, lima jerigen arak jowo (Arjo), serta puluhan botol arjo yang sudah dikemas dalam botol plastik.

"Ada ratusan botol miras berbagai merk serta arak jowo yang berhasil diamankan dari sembilan TKP tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Blitar," jelas Anisullah M. Ridha, Senin (16/04/2018).

Menurut dia, penjual hanya dikenakan tindak pidana ringan (Tipiring). Namun ia memastikan akan melakukan operasi secara terus menerus untuk menekan peredaran miras ilegal di wilayah hukum Polres Blitar. Ia juga meninta agar masyarakat memberikan sanksi sosial kepada para penjual miras yang membandel, agar tidak mengulangi perbuatanya.

"Kami akan melakukan berbagai upaya untuk menekan peredaran miras di wilayah hukum Polres Blitar. Hal ini untuk melindungi masyarakat dari bahaya meminum miras ilegal. Karena kandungan dalam miras ilegal tidak diketahui secara pasti, sehingga berpotensi besar menimbulkan gangguan kesehatan bahkan kematian," jelasnya.

Selain itu lanjut Anisullah, miras juga menjadi salah satu faktor utama gangguan kamtibmas seperti perkelahian yang sering diawali dengan mengkonsumsi minuman keras. (ina/rev)

BERITA VIDEO: Tuntut Pilpres 2019 Ada Calon Independen, Inilah Sosok yang Diusung "Tikus Pithi"
Kamis, 03 Januari 2019 13:53 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tikus Pithi, kelompok massa yang menggelar demo di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi, Kamis (3/1) menuntut agar di Pilpres 2019 kali ini ada calon independen, alias nonparpol.Saifuddin, Korlap Tikus Pithi Ka...
Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Suparto Wijoyo
Rabu, 23 Januari 2019 10:48 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAMPAI saat ini masih banyak pihak yang meramaikan debat capres-cawapres 17 Januari 2019 sambil menanti hadirnya agenda serupa 17 Februari 2019. Debat itu seolah tidak lapuk oleh hujan nan tiada kering oleh panas, seterik ap...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...