Minggu, 21 Oktober 2018 14:07

Munas Alim Ulama PPP, Gus Romy: Kita Tak Boleh Fait Accompli Presiden Soal Cawapres

Jumat, 13 April 2018 19:26 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Tim
Munas Alim Ulama PPP, Gus Romy: Kita Tak Boleh Fait Accompli Presiden Soal Cawapres
Suasana Munas Alim Ulama PPP di hotel Patrajasa Semarang, Jumat (13/4/2018). Foto: bangsaonline.com

SEMARANG, BANGSAONLINE.com - Ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ir Romahurmuzy MT menegaskan bahwa kita tak boleh mem-fait accompli dan memaksa-maksa presiden agar memilih kita sebagai calon wakil presiden. 

"Kita nggak boleh nggegeh mongso dalam mengajukan calon wakil presiden," kata Romahurmuzy yang akrab dipanggil Gus Romy saat menyampaikan pidato dalam Munas Alim Ulama PPP di Hotel Patrajasa Semarang, Jumat (13/4).

"Iya kalau presiden mau memilih, kalau presiden gak mau memilih mau apa. Kan malu," tambahnya yang disambut tawa peserta Munas yang dihadiri pengurus PPP dari seluruh Indonesia.

Menurut dia, ibarat seorang gadis, cawapres tak boleh bersikap memalukan. "Pilih mana gadis yang malu-malu atau gadis yang malu-maluin," kata Gus Romy yang lagi-lagi disambut tawa para peserta Munas.

Menurut dia, PPP pernah tercatat dalam sejarah bahwa kader terbaiknya terpilih sebagai wakil presiden. "Itu fakta sejarah. Kalau nanti kader PPP jadi wapres, itu juga fakta sejarah," katanya. Kader PPP yang pernah jadi wakil presiden adalah Hamzah Haz yang saat itu menjabat ketua umum PPP.

Munas Alim Ulama ini rencananya besok akan dihadiri Presiden Joko Widodo. Menurut Gus Romy, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, acara PPP kini sering dihadiri presiden. 

"Dalam satu tahun ini saja presiden sudah 5 kali hadir pada acara PPP. Padahal sebelumnya presiden hanya datang sekali dalam 5 tahun," kata Gus Romy. (tim)

Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Sabtu, 20 Oktober 2018 19:42 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Menjadi viral saat ada rombongan umrah menyanyikan lagu Ya Lal Wathan, termasuk yang memb...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...