Kepala Desa Bandung, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan Mudhar (berpeci), berfoto bersama para mahasiswa di depan kantor desa yang statusnya masih kontrak itu.

Keamanan Desa Sangat Kondusif
Setelah dipercaya masyarakat untuk memimpin Desa Bandung, beberapa program gebrakan mulai dirintis. Di bawah kendalinya, Desa Bandung terpilih sebagai Desa dengan Poskamling terbaik peringkat pertama se-Kabupaket Bangkalan pada tahun 2017 kemarin.
Prestasi ini diperoleh dengan kerja keras. Mudhar melibatkan semua elemen masyarakat. Para tokoh, komunitas anak-anak muda, dan para orang tua dilibatkan. Kemudian digagaslah Poskamling Bersama.
Sampai saat ini, Desa Bandung telah memiliki 21 poskamling untuk keamanan bersama. Masing-masing poskamling dilengkapi alat komunikasi berupa HT dan Medsos Group. Kegiatan ini dipimpin langsung KH Baijuned Ibrahim, salah seorang tokoh masyarakat Konang.
Selama Mudhar menjabat, hanya pernah terjadi kasus pencurian 5 unit HP, 1 unit laptop, dan rokok 1 pres. Program poskamling ini bisa berhasil karena dukungan semua masyarskat, termasuk Mudhar selaku Kepala Desa, yang biasa turun ke gardu-gardu untuk memperkuat silaturahmi antar warga. Di Desa Bandung tidak ada kasus begal dan perampokan.
Keberhasilan Mudhar semakin dirasakan oleh masyarakat, setelah jalan desa yang menghubungkan kampung Kraksaan dan Tromas yang berjarak 2 Km rampung diaspal. Sejak Indonesia merdeka, baru kali ini jalan desa ini disentuh oleh pembangunan.
Keunggulan laiinnya, saat ini Desa Bandung telah memiliki tenaga bidan dan puskesmas. Layanan kesehatan untuk masyarakat berjalan dengan baik.
Satu hal yang menggembirakan, sampai saat ini, Desa Bandung dinyatakan bebas narkoba. Mudhar pun memberikan penjelasan terkait keberhasilannya dalam mengelola sebuah desa.
"Kunci sukses mengelola desa, pertama pendekatan agama, kedua melibatkan semua unsur masyarakat, dan terakhir, melakukan sinergi dengan para kepala desa," ungkapnya sembari melempar senyum syukur.
Dan yang paling mencengangkan, hingga saat ini, kepala desa murah seyum ini belum memiliki rumah pribadi sebagai tempat tinggal. Rumah kontrak dan Kantor Desa pun juga kontrak! Bandingkan dengan kepala desa yang lain. Ajiiiib. (bkl1/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




