Kamis, 18 Juli 2019 12:53

Dapur Rumah Warga di Ngampungan Jombang Hanyut Diterjang Derasnya Aliran Sungai

Minggu, 25 Maret 2018 14:49 WIB
Wartawan: Rony Suhartomo
Dapur Rumah Warga di Ngampungan Jombang Hanyut Diterjang Derasnya Aliran Sungai
Rumah warga yang berada di dekat tebing sungai rusak akibat tergerus air saat hujan deras. foto: RONY S/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Derasnya aliran sungai di Dusun/Desa Ngampungan Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang mengancam rumah warga. Satu dari empat rumah warga yang berada di dekat tebing sungai rusak akibat tergerus air saat hujan deras beberapa waktu lalu.

Pemilik rumah diketahui bernama Jaeni dan Srianti. Kini bagian dapurnya amblas tergerus air sungai. Sebagian pondasi rumahnya juga hilang sehingga dapurnya menggantung tanpa pondasi.

Srianti menjelaskan, awal mulai tebing sungai di Desa Ngampungan tergerus terjadi pada akhir Desember tahun lalu. Saat itu, ada retakan di samping tebing. ”Hingga saat hujan deras membuat plengsengan yang terdapat pada kolam saya ambrol,’’ ujar dia, Minggu (25/3/2018).

Ibu dua anak ini menjelaskan, seiring berjalanya waktu tanpa ada perbaikan, kondisi tebing yang longsor tersebut makin parah. Apalagi, pada Januari hingga Maret ini intensitas hujan di Kecamatan Bareng cukup tinggi. ”Akhirnya beberapa minggu lalu, dapur saya ikut longsor kena aliran sungai yang meluap,’’ tambah dia.

Sampai sekarang, belum ada perbaikan yang dilakukan. Beberapa kali, kata dia, staf dari dinas terkait sudah melakukan survei. Namun, hingga bulan ketiga ini belum ada rencana perbaikan yang dilakukan. ”Kemarin sudah ditinjau sama bu camat, pak kades, dan bu dewan, rencananya akan diperbaiki tapi belum tahu kapan,’’ tambah dia.

Akibat ambrol dapur, untuk keperluan memasak dia menggunakan salah satu ruangan yang berada di rumahnya. Semua peralatan memasak juga sudah dipindah sejak dapurnya itu hanyut terbawa arus.

”Ya otomatis kalau mau masak ya pindah ke ruang satunya, kalau disini nanti takut ambrol karena ini sudah menggantung,’’ terang dia.

Dia berharap pemerintah segera membangunkan penahan tebing sejenis bronjong di bantaran sungai yang ditempati warga. Karena selama ini warga cemas saat terjadi hujan deras akan membuat rumah mereka tergerus air. ”Apalagi kalau hujan deras, kami takut kalau airnya tinggi lagi,’’ papar dia. (ony/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...