Para nasabah BRI saat mendatangi kantor BRI unit Ngadiluweh. Foto: Arif Kurniawan/BANGSAONLINE
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Resah akibat kehilangan uang dalam tabungan mereka, sekitar 30-an orang nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) mempertanyakan kebenaran ini ke kantor BRI Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, Senin (12/3). Nasabah BRI mengaku kecewa lantaran uang di dalam ATM mereka tiba-tiba hilang secara misterius.
Berdasarkan pantauan di lapangan, dari 30-an nasabah BRI yang melapor, mereka kehilangan uang dalam jumlah yang bervariasi, yaitu antara Rp 1-4 juta. Hal ini baru diketahui nasabah ketika mereka mendapat laporan notifikasi berupa pesan singkat di telepon genggam yang mengatakan adanya transaksi pengambilan uang sebesar Rp 1-4 juta.
BACA JUGA:
- Ada Car Free Night di Kota, Penumpang KA Diminta Antisipasi Perubahan Akses ke Stasiun Kediri
- Ponpes Al-Falah Ploso Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026
- Bayi Perempuan yang Diduga Dibuang di Ngasem Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Orang Tua
- Nama Tunggal di SK, Rais Aam Putuskan Lokasi Munas-Konbes NU di Ponpes Alfalah Ploso Kediri
Iriani (30), salah seorang nasabah yang melaporkan kejadian ini ke kantor BRI Ngadiluwih mengaku, ada SMS melalui handphone-nya yang menyatakan bahwa telah terjadi transaksi sebesar Rp 4 juta melalui rekening tabungannya.
"Saya mendapatkan SMS dari BRI. Isinya melakukan transaksi sebanyak tiga kali. Dengan jumlah Rp 4 juta. Padahal saya tidak melakukan transaksi apapun," jelas Iriani, Senin (12/3).
Senada dengan Riani, Suhadi (45) nasabah asal Ngadiluwih juga mengalami hal yang sama. Ia mengaku mendapat laporan melalui SMS jika telah melakukan transaksi sebesar Rp 3 juta, padahal ia tidak melakukan transaksi pengambilan uang.
"Saya juga merasa tidak ambil uang, kok ada laporan uang saya 3 juta diambil," ucap Suhadi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




