Minggu, 24 Maret 2019 02:31

Uang Hilang Misterius, Puluhan Nasabah di Kediri Datangi BRI

Senin, 12 Maret 2018 22:06 WIB
Wartawan: Arif Kurniawan
Uang Hilang Misterius, Puluhan Nasabah di Kediri Datangi BRI
Para nasabah BRI saat mendatangi kantor BRI unit Ngadiluweh. Foto: Arif Kurniawan/BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Resah akibat kehilangan uang dalam tabungan mereka, sekitar 30-an orang nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) mempertanyakan kebenaran ini ke kantor BRI Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, Senin (12/3). Nasabah BRI mengaku kecewa lantaran uang di dalam ATM mereka tiba-tiba hilang secara misterius. 

Berdasarkan pantauan di lapangan, dari 30-an nasabah BRI yang melapor, mereka kehilangan uang dalam jumlah yang bervariasi, yaitu antara Rp 1-4 juta. Hal ini baru diketahui nasabah ketika mereka mendapat laporan notifikasi berupa pesan singkat di telepon genggam yang mengatakan adanya transaksi pengambilan uang sebesar Rp 1-4 juta.

Iriani (30), salah seorang nasabah yang melaporkan kejadian ini ke kantor BRI Ngadiluwih mengaku, ada SMS melalui handphone-nya yang menyatakan bahwa telah terjadi transaksi sebesar Rp 4 juta melalui rekening tabungannya. 

"Saya mendapatkan SMS dari BRI. Isinya melakukan transaksi sebanyak tiga kali. Dengan jumlah Rp 4 juta. Padahal saya tidak melakukan transaksi apapun," jelas Iriani, Senin (12/3).

Senada dengan Riani, Suhadi (45) nasabah asal Ngadiluwih juga mengalami hal yang sama. Ia mengaku mendapat laporan melalui SMS jika telah melakukan transaksi sebesar Rp 3 juta, padahal ia tidak melakukan transaksi pengambilan uang. 

"Saya juga merasa tidak ambil uang, kok ada laporan uang saya 3 juta diambil," ucap Suhadi.

Mendapat laporan ini, Kapolsek Ngadiluwih AKP Shokib Dimyati bersama jajarannya langsung mendatangi kantor BRI Ngadiluwih dan melakukan penyelidikan. Kedatangan anggota kepolisian juga untuk menenangkan nasabah yang merasa resah dan mulai khawatir dengan hilangnya uang mereka. 

"Saya sudah sejak pagi ada di sini. Kami masih sebatas menyelidiki dan mengamankan lokasi karena banyak masyarakat yang resah dengan kabar hilangnya uang mereka," ujar Shokib.

Sementara itu, Asisten Manajer Operasional BRI Cabang Kediri Sumarsono mengatakan agar para korban melapor secara tertulis ke BRI. Sesuai aturan otoritas jasa keuangan (OJK) hilangnya uang nasabah akan diproses maksimal 20 hari jam kerja. 

“Prinsipnya sesuai aturan perbankan dan OJK. Kalau ada yang tidak pas atau tidak cocok. Langkah pertama kita tidak perlu panik, membuat laporan dibantu petugas complain handel system (CHS), dari situ akan diteruskan ke pusat. Dengan laporan itu, kita akan mengetahui permasalahan,” ujarnya.

Selain itu, agar tidak mudah kehilangan uang di ATM, agar sering melakukan pergantian PIN ATM. “Kami kan tidak tahu hilangnya gimana. Apakah korban mengikuti transaksi online atau bagaimana. Makanya, sebagai nasabah, kami anjurkan untuk mengganti PIN ATM secara berkala,” ujarnya.

Namun demikian, apabila memang ada kesalahan system, kata Sumarsono, pihaknya akan mengganti. “Kalau memang kesalahan, BRI akan mengganti, dan sekarang sudah mulai prosesnya. Sudah banyak masyarakat yang sudah kami ganti, karena komplain ini,” ujarnya. (rif/ian) 

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...