Minggu, 21 April 2019 02:07

Tragis, ​Seorang Nenek Tewas Usai Digelonggong Air oleh Anak dan Kerabatnya

Rabu, 07 Maret 2018 22:31 WIB
Wartawan: Herman Subagyo
Tragis, ​Seorang Nenek Tewas Usai Digelonggong Air oleh Anak dan Kerabatnya
Para pelaku yang merupakan para kerabat dan salah satunya adalah anak korban.

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Sungguh tragis apa yang sudah dialami Tuminem. Wanita 51 tahun asal Dusun Jeruk Gulung, Desa Surenlor, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek itu tewas di tangan anak dan kerabatnya sendiri setelah digelonggong air selama kurang lebih setengah jam. 

Tuminem diduga menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan oleh kerabatnya sendiri yang sebelumnya menjalani ritual hingga kemudian mengalami kesurupan massal.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S melalui Kastreskrim AKP Sumi Andana membenarkan peristiwa tersebut. Untuk saat ini, semua terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Trenggalek. “Kasusnya masih dalam proses penyelidikan petugas,” terangnya, Senin (5/3) lalu.

Untuk memastikan penyebab keamatian korban, petugas mengambil langkah dengan melakukan autopsi tehadap jenazah. Berdasarkan hasil autopsi dari dokter ahli forensik Bhayangkara Kediri, korban tewas secara tidak wajar dan diduga sebelumnya telah mengalami penganiayaan.

“Dari hasil autopsi, pada tubuh korban telah ditemukan tanda-tanda kekerasan dan aliran udara tertutup oleh air, kekerasan pada mulut serta rongga dada dan paru-paru penuh dengan cairan. Diduga korban ini telah digelonggong air, kemudian lemas dan meninggal dunia,” terangnya.

Lebih lanjut kata Sumi, petugas saat ini telah melakukan serangkaian penyidikan dan pemeriksaan terhadap tujuh orang yang kesurupan dan melakukan penganiayaan terhadap korban. Mereka adalah Rini Astutik, Jayadibudi, Jemintun, Suyono, Katenun, Apriliani dan Adrisprasetyo. 

"Salah satu dari ke tujuh pelaku tersebut merupakan anak kandung korban, sedangkan yang lainnya masih keluarga dekat korban," tandasnya. (man/ian)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Yogi Indra Pratama
Jumat, 19 April 2019 21:53 WIB
Oleh: Yogi Indra Pratama, ST.,MT.*Istilah golput atau golongan putih pertama kali muncul pada tahun 1971. Pada masa itu, golput merupakan suatu bentuk gerakan protes yang dikumandangkan oleh pemuda dan mahasiswa dengan datang ke TPS untuk mencob...
Jumat, 19 April 2019 22:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesung...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...