Minggu, 19 Agustus 2018 12:31

Akhiri Masa KKL, 12 Mahasiswa STIK-PTIK Pamit ke Bupati Malang

Jumat, 09 Februari 2018 18:40 WIB
Wartawan: Tuhu Priyono
Akhiri Masa KKL, 12 Mahasiswa STIK-PTIK Pamit ke Bupati Malang
Pendamping Mahasiswa, saat menyerahkan Kenangan kepada Bupati Malang.

MALANG, BANGSAONLINE.com - Setelah lima hari berada di Kabupaten Malang, mahasiswa Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) yang melakukan kuliah kerja lapangan (KKL) menjadi kenangan tersendiri bagi 12 mahasiswa kepolisian angkatan ke-73 tersebut.

Bupati Malang Dr. H. Rendra Kresna memberi apresiasi positif tentang hasil observasi tugas belajar para mahasiswa tersebut khususnya tentang PKL (Pedagang Kaki Lima) di wilayah Pasar Lawang.

"Dari hasil observasi para mahasiswa kepolisian terkait PKL di Pasar Lawang dan penanganannya, pasti akan kita perhatikan serta menjadi salah satu masukan positif untuk membangun perekonomian demi tercapainya program pengentasan kemiskinan," ungkapnya di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (9/2).

Bupati menyampaikan para mahasiswa semoga bisa mendapatkan banyak pelajaran yang didapat di Kabupaten Malang.

"Dengan memilih tugas di Kabupaten yang cukup besar dan beranekaragam kondisi masyarakatnya semoga mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman dan bisa bermanfaat bagi masyarakat," tuturnya.

Fandik Istiawan selaku ketua kelompok dari 12 mahasiswa tersebut mengatakan beberapa masukan untuk semua pihak. Bukan hanya tentang penertiban PKL tetapi turut serta memberi problem solving bagaimana menangani permasalahan yang sudah terjadi beberapa lama di berbagai wilayah pasar atau pusat perdagangan.

"Dengan bertatap muka langsung dengan para pedagang, pejabat setempat dan seluruh instansi terkait, hal itu dapat kami simpulkan perlunya penanganan secara berkesinambungan juga perlu membuat peraturan yang bersifat membina pada para pelaku perdagangan," ungkapnya.

Fandik menuturkan, setelah mendatangi dari pagi, sore juga malam hari, ia sangat berkesan dengan Pasar Lawang yang memiliki intensitas 24 jam. 

"Dan itu wajar memiliki dampak seperti melubernya pedagang dan titik kepadatan lalu lintasnya," tambahnya.

Acara pamitan dengan Bupati Malang ini, para mahasiswa didampingi Kombespol Ignatius selaku Perwira Pendamping bersama Kapolres Malang AKBP. YS. Ujung, SH, Sik, Msi. Turut hadir pula para Pimpinan OPD yang terkait kegiatan tersebut, seperti Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan Perindustrian dan Pasar. (thu/ian)

Sabtu, 11 Agustus 2018 16:43 WIB
Oleh: Ach. Taufiqil Aziz*Sekitar jam 17.00, pada 9 Agustus 2018, kami sekeluarga masih menonton stasiun televisi tentang pengumuman Cawapres Jokowi. Di televisi, beberapa stasiun dan pengamat sudah menganalisa bahwa Mahfud MD (MMD) yang akan menjadi ...
Kamis, 16 Agustus 2018 17:26 WIB
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   In ahsantum ahsantum li-anfusikum wa-in asa'tum falahaa fa-idzaa jaa-a wa’du al-aakhirati liyasuu-uu wujuuhakum waliyadkhuluu almasjida kamaa dakhaluuhu awwala marratin waliyutabbiruu maa ‘al...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 18 Agustus 2018 10:03 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Rabu, 08 Agustus 2018 10:41 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Asosiasi Wisata Gua Indonesia (Astaga) dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mahipal) Unirow Tuban akhirnya memaparkan data pemetaan gua di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Data tersebut dikeluarkan setelah tim me...