"Poin kedua adalah, bagaimana ke depan kesejahteraan para gurunya juga harus lebih diperhatikan. 50 persen keberhasilan anak-anak itu ditentukan guru, kalau gurunya sejahteran dan kualitasnya mencukupi maka anak-anak juga akan berhasil. Dari Guru hebat akan lahir murid yang hebat," kata dia.
Gus Ipul lantas mencontohkan bagaimana saat ini banyak bermunculan kiai-kiai maupun ulama besar yang cerdas dan santun. Para kiai dan ulama ini, tidak muncul secara tiba-tiba melainkan ditopang dari para guru-guru mereka yang juga cerdas-cerdas pula.
Untuk meningkatkan kesejahteraan para guru TK dan Paud ini, maka sertifikasi bagi guru diharapkan juga tidak hanya mengcover guru SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.
"Sertifikasi harus diteruskan tidak hanya SD, tapi juga sampai ke tingkat PAUD. Siapapun yang dapat sertifikasi dapat tunjangan tidak perlu jadi pegawai negeri," ujarnya.
Masalah yang dihadapi para guru TK dan PAUD, kata Gus Ipul, saat ini juga dialami oleh para guru tidak tetap dan guru swasta.
"Namun sekarang Undang-undang sudah memungkinkan GTT menjadi pegawai pemerintah dengan kontrak," kata calon gubernur yang berpasangan dengan Puti Guntur Soekarno ini. (*/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




