Kamis, 17 Oktober 2019 08:11

Catatan Dahlan Iskan: 2017, Tahun Disayang Tuhan

Senin, 08 Januari 2018 14:34 WIB
Catatan Dahlan Iskan: 2017, Tahun Disayang Tuhan
Dahlan Iskan

Oleh: Dahlan Iskan

Inilah hasil evaluasi saya tentang tahun 2017: Tuhan sangat sayang kita. Sayang Indonesia. Apa tandanya?

Pertama, tidak ada kemarau panjang selama tahun lalu. Bahkan sudah selama tiga tahun terakhir. Produksi beras melimpah. Petani tenang, ayem, tentrem. Bisa panen tiga kali setahun, bahkan ada yang empat kali. Harga bahan makanan pokok stabil. Stabil-rendah.

Kedua, harga minyak mentah dunia begitu rendahnya tahun lalu. Hanya sekitar 50 dolar per barrel. Pemerintah tidak mensubsidi BBM pun harga BBM stabil. Stabil-rendah.

Bayangkan misalnya kalau tahun lalu terjadi kemarau panjang. Terutama di saat ekonomi agak lesu seperti itu. Tidak mustahil kalau harga pangan tidak terkendali. Lalu impor pangan terjadi besar-besaran. Jadi isu politik, lalu gonjang-ganjing.

Bayangkan juga kalau harga minyak mentah dunia tinggi. Tidak usahlah sampai 100 dolar per barel seperti lima tahun lalu. Kalau saja tahun lalu harga minyak mentah sampai 85 dolar per barel, bisa kita bayangkan sulitnya negara. Terutama di saat APBN begitu ketatnya yang disebabkan penerimaan pajak begitu beratnya. Di saat pembangunan infrastruktur begitu digenjotnya, saya ngeri membayangkannya.

Seandainya harga minyak mentah 85 dolar per barel, pilihannya begitu sulit. Kalau BBM tidak disubsidi harganya akan dua kali lipat dari sekarang. Harga-harga barang ikut membumbung, inflasi melambung dengan segala risiko ikutannya. Rakyat akan bergejolak.

Tapi, kalau BBM disubsidi, APBN bisa jebol, rupiah akan melorot, inflasi tak terkendali. Rakyat bergejolak.

Terima kasih Tuhan, anda baik sekali kepada Indonesia. Campur tangan Anda begitu hebatnya. Anda beri kemarau basah, Anda atur harga minyak mentah begitu rendah.

Alhamdulillah Ya Allah, Alhamdulillah. Kami bersyukur kepada-Mu.

Apakah Tuhan masih terus sayang kita di tahun 2018 ini?

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...