Minggu, 21 Oktober 2018 11:58

Khofifah Cerita Berebut Sisa Makanan Gus Dur untuk Ngalap Berkah

Jumat, 29 Desember 2017 16:58 WIB
Wartawan: -
Khofifah Cerita Berebut Sisa Makanan Gus Dur untuk Ngalap Berkah
Khofifah Indar Parawansa saat pidato testimoni dalam acara haul Gus Dur ke-8 di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur, Kamis (28/12/2017). Foto: bangsaonline.com

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa punya kenangan tersendiri dengan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Maklum, Ketua Umum PP Muslimat NU itu sangat dekat dengan Gus Dur. Apalagi Khofifah dikenal sebagai kader dan anak ideologis Gus Dur yang tetap loyal sampai presiden ke-4 itu wafat. Banyak kenangan bersama Gus Dur, baik menyangkut masalah besar maupun hal-hal ringan, termasuk tentang makanan kesukaan Gus Dur.

"Karena saya kerap menemani Gus Dur jadi cukup paham apa saja makanan dan camilan yang menjadi kesukaan Gus Dur," ungkap Khofifah dalam acara Haul Gus Dur di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur, Kamis (28/12/2017).

Menurut dia, di meja makan Gus Dur selalu tersedia buah melon. Menariknya,yang disukainya bukan yang sudah matang tetapi yang masih agak muda. "Bukan melon yang sudah matang, tapi yang masih mengkal dan agak hambar atau tidak manis," ungkap Khofifah.

Buah melon muda ini selalu disandingkan dengan croissant atau yang sering disebut dengan roti bulan sabit. Kue dan buah melon ini dinikmatinya setiap setelah jalan pagi.

Gus Dur, kata Khofifah, juga sangat menyukai ayam kampung panggang. Makanan tersebut selalu hadir setiap makan malam biasanya tanpa nasi. Menurut Gus Dur, aroma bakaran ayam mampu membuat nafsu makannya bertambah.

"Gus Dur bahkan bisa menghabiskan 1 ekor ayam kampung panggang ukuran sedang sendirian, daging dekat tulang biasanya kita ikutan menghabiskan sampai tidak tersisa, bahkan kami bisa 'berebut' karena 'ngalap berkah' dari Gus Dur," tuturnya.

Soal camilan, lanjut Khofifah, Gus Dur sangat gemar menyantap kedelai edamame rebus. Selain melon muda, buah kesukaan Gus Dur adalah salak.

"Saya biasa mengupas edamame dan salak sambil beliau bertutur tentang banyak hal. Kalau minuman tidak ada yang spesifik," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Khofifah juga menyampaikan bahwa Gus Dur telah memberikan banyak keteladanan bagi bangsa Indonesia. Ia berharap ajaran itu bisa terus digali dan diteladani.

"Utamanya tentang semangat tolerasi dan multikulturalisme yang mampu menyatukan keberagaman umat agama. Dua hal ini sangat relevan di era milenial seperti sekarang ini," imbuhnya.

Haul Gus Dur ke-8 yang dihadiri ribuan pengunjung itu selain mengundang Khofifah, juga mengundang mantan Menteri Pertahanan sekaligus mantan Ketua MK Mahfud MD dan mantan Menko Ekuin sekaligus mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli. (*)

Sumber: *Biro Humas Kemensos RI
Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Sabtu, 20 Oktober 2018 19:42 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Menjadi viral saat ada rombongan umrah menyanyikan lagu Ya Lal Wathan, termasuk yang memb...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...