Bendahara DPW PAN Jatim, Agus Maimun. Foto : DIDI ROSADI/BANGSAONLINE
"Pemilih Gerindra termasuk pemilih loyal apalagi ditunjang kader militan alumni hambalang yang selalu fanatis bs menjadi modal. Jadi siapapun yg diusung gerinda akan bisa dapat modal dari pendukung partai tidak akan jauh," tambahnya.
Kendati demikian, Surokim masih meragukan adanya poros ketiga bisa memunculkan kandidat di Pilgub Jatim.
"Namun, persoalan nya apakah Gerinda bisa mendapat koalisi untuk menutup kekurangan jumlah persyaratan kursi parlemen. Itu yang juga krusial," pungkasnya.
Sekadar diketahui, Partai Gerindra menugaskan La Nyalla Mattalitti untuk mencari partai koalisi dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018.
Surat tugas dengan nomor 0036/B/DPP-Gerindra/2017 itu diteken sang Ketua Umum Prabowo Subianto pada tanggal 10 Desember 2017.
Dalam butir pertama surat tersebut, DPP menugaskan La Nyalla untuk membangun koalisi dalam Pilgub Jawa Timur. Pasalnya, Gerindra hanya punya 13 kursi di DPRD Jawa Timur, sehingga dibutuhkan 7 kursi tambahan untuk bisa mendaftar di KPU Jatim.
Selain menugaskan menggalang partai koalisi, dalam butir kedua, Prabowo juga meminta agar La Nyalla melengkapi struktur mesin pemenangan.
"Apabila sampai tanggal 20 Desember anda tidak mampu memenuhi persyaratan nomor 2 dan 3, maka surat tugas ini tidak akan berlaku," bunyi syarat ketiga. (mdr/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






