Senin, 27 Mei 2019 03:00

Tak Izinkan Talk Show yang Dihadiri Khofifah, Rektor Uinsa Dinilai Berpolitik Tidak Dewasa

Senin, 13 November 2017 02:29 WIB
Wartawan: -
Tak Izinkan Talk Show yang Dihadiri Khofifah, Rektor Uinsa Dinilai Berpolitik Tidak Dewasa
Idy Muzayyad

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tindakan Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (Uinsa) Abd. A'la yang melarang pemakaian tempat untuk penyelenggaraaan acara Korps PMII Putri (Kopri) Jawa Timur dikarenakan mengundang Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dinilai tidak tepat dan merupakan bentuk sikap politis yang tidak dewasa alias kekanak-kanakan.

Pandangan ini disampaikan Ketua Umum Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Idy Muzayyad, saat diminta tanggapan mengenai hal ini, Sabtu (11/11). "Lagian acara tersebut (Sekolah Kader Kopri) lebih merupakan forum ilmiah dan akademis, ketimbang politis. Jadi, apa salahnya jika seorang menteri datang karena diundang. Apalagi ini kan yang undang almamater sendiri," ungkapnya.

Idy menyayangkan alasan yang diungkapkan terlalu mengada-ada, misalnya soal pemeliharaan dan pemadaman listrik. "Bayi baru lahir pun akan ketawa dengan alasan itu. Apalagi para kader pergerakan penyelenggara acara. Kalau bikin alasan yang lebih masuk akallah," sindirnya.

Idy yang kebetulan juga Wakil Ketua PP GP Ansor ini menduga Rektor dalam hal ini sudah tidak independen dan obyektif lagi dalam bersikap. "Patut diduga, dan perlu ditabayyunkan, jangan-jangan pelarangan itu karena pesanan pihak lain. Kalau itu benar, maka sudah jelaslah adik-adik Kopri ini sedang berurusan dengan seorang rektor yang menjadi bagian dari kelompok kepentingan tertentu yang mana," tegasnya.

"Kalau benar independensi rektor sudah tidak ada lagi, maka Menteri Agama Republik Indonesia selaku atasan patut memberikan teguran. Kalau pun Pak Rektor ini memiliki preferensi politik tertentu, seharusnya tidak perlu mengembangkan sentimen terhadap tokoh yang lain yang tidak sejalan dengannya," pungkas Idy yang juga Mantan Ketua Umum PP IPNU ini. (*)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...