Selasa, 26 Maret 2019 08:05

Tak Izinkan Talk Show yang Dihadiri Khofifah, Rektor Uinsa Dinilai Berpolitik Tidak Dewasa

Senin, 13 November 2017 02:29 WIB
Wartawan: -
Tak Izinkan Talk Show yang Dihadiri Khofifah, Rektor Uinsa Dinilai Berpolitik Tidak Dewasa
Idy Muzayyad

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tindakan Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (Uinsa) Abd. A'la yang melarang pemakaian tempat untuk penyelenggaraaan acara Korps PMII Putri (Kopri) Jawa Timur dikarenakan mengundang Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dinilai tidak tepat dan merupakan bentuk sikap politis yang tidak dewasa alias kekanak-kanakan.

Pandangan ini disampaikan Ketua Umum Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Idy Muzayyad, saat diminta tanggapan mengenai hal ini, Sabtu (11/11). "Lagian acara tersebut (Sekolah Kader Kopri) lebih merupakan forum ilmiah dan akademis, ketimbang politis. Jadi, apa salahnya jika seorang menteri datang karena diundang. Apalagi ini kan yang undang almamater sendiri," ungkapnya.

Idy menyayangkan alasan yang diungkapkan terlalu mengada-ada, misalnya soal pemeliharaan dan pemadaman listrik. "Bayi baru lahir pun akan ketawa dengan alasan itu. Apalagi para kader pergerakan penyelenggara acara. Kalau bikin alasan yang lebih masuk akallah," sindirnya.

Idy yang kebetulan juga Wakil Ketua PP GP Ansor ini menduga Rektor dalam hal ini sudah tidak independen dan obyektif lagi dalam bersikap. "Patut diduga, dan perlu ditabayyunkan, jangan-jangan pelarangan itu karena pesanan pihak lain. Kalau itu benar, maka sudah jelaslah adik-adik Kopri ini sedang berurusan dengan seorang rektor yang menjadi bagian dari kelompok kepentingan tertentu yang mana," tegasnya.

"Kalau benar independensi rektor sudah tidak ada lagi, maka Menteri Agama Republik Indonesia selaku atasan patut memberikan teguran. Kalau pun Pak Rektor ini memiliki preferensi politik tertentu, seharusnya tidak perlu mengembangkan sentimen terhadap tokoh yang lain yang tidak sejalan dengannya," pungkas Idy yang juga Mantan Ketua Umum PP IPNU ini. (*)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...