Kamis, 19 September 2019 01:34

Satresnarkoba Polres Pamekasan Kembali Ringkus Bandar Sabu

Jumat, 27 Oktober 2017 22:17 WIB
Wartawan: Erry Sugianto
Satresnarkoba Polres Pamekasan Kembali Ringkus Bandar Sabu
Tersangka saat digelandang di Polres Pamekasan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Darto H. Mustofa (46), bandar sekaligus pengguna sabu asal Kampung Talon, Desa Tanaguah, Kecamatan Sepuluh, Kabupaten Bangkalan, ditangkap Satresnarkoba Pamekasan saat hendak mengedarkan barang haram tersebut ke wilayah Pamekasan.

Kapolres Pamekasan AKBP Nowo Hadi Nugraha menjelaskan, tersangka ditangkap di Jalan Raya Sotabar Kecamatan Pasean Pamekasan, Kamis (26/10) sekitar pukul 23.00 WIB.

Tertangkapnya bandar sabu tersebut berkat informasi dan laporan masyarakat yang curiga terhadap keberadaan tersangka. Mendapat informasi tersebut, jajaran Satresnarkoba dipimpin Kasat dan KBO beserta 8 anggotanya langsung melakukan pengintaian dan penangkapan terhadap tersangka.

"Saat dilakukan penangkapan, kedua teman tersangka berhasil melarikan diri menggunakan mobil yang merupakan barang bukti (BB) dan juga merupakan alat untuk melakukan transaksi," ujar Kapolres, Jum'at (27/10).

Kapolres mengaku, penangkapan itu merupakan pengungkapan kasus terbesar sepanjang tahun 2017, maupun selama Satresnarkoba terbentuk di Pamekasan.

"Tersangka merupakan bandar sabu untuk wilayah pantai utara Madura baik di Bangkalan maupun Pamekasan seperti Tamberu, Pasean, Waru dan Pakong. Sementara itu BB yang berhasil disita berupa sabu seberat 54,22 gram (1/2 ons lebih) dan dua buah Hp," ungkapnya.

Saat penangkapan, BB tersebut sempat disembunyikan di batang sebuah pohon dimana tersangka berada. Namun petugas akhirnya berhasil menemukan.

"Untuk sementara saat ini tersangka diamankan ke Mapolres Pamekasan guna dilakukan pemeriksaan dan proses lebih lanjut. Sedangkan tersangka yang melarikan diri masih dalam pengejaran dan identitasnya sudah diketahui," jelas Kapolres.

Atas perbuatannya, tersangka dapat dijerat dengan pasal 112 ayat (2) jo 114 ayat (2) jo 127 UURI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara hingga seumur hidup. (err/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...