Sabtu, 21 April 2018 16:33

Di Banyu Biru Pasuruan, Bisa Berenang Bersama Ikan Keramat, Hiiiiiiiiiiii...

Kamis, 12 Oktober 2017 10:09 WIB
Editor: choirul
Wartawan: ozy
Di Banyu Biru Pasuruan, Bisa Berenang Bersama Ikan Keramat, Hiiiiiiiiiiii...
sSensasinya, Wow! foto: Ozy/ BANGSAONLINE

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pemandian Banyu Biru di Desa Sumberejo Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, adalah kolam alami. Pemandian yang ada sejak tahun 1847 silam itu juga menjadi habitat spesies ikan, salah satunya ikan keramat.

Ikan sebesar telapak tangan ini memang diyakini keramat. Pasalnya, ada seseorang yang membawa pulang usai berenang, yang terjadi adalah dia meregang nyawa. “Bahkan, diyakini celaka di perjalanan pulangnya, dan itu terbukti karena sudah ada beberapa kejadian,” kata satu pengunjung.

Berawal dari pengunjung membawa pulang ikan tersebut untuk dijadikan sebuah koleksi di rumahnya, namun di tengah perjalanan pulang, mobil yang ditumpangi pengunjung tersebut mengalami kecelakaan.

“Konon, ikan yang berada di kolam ini, jumlah dan ukurannya masih sama dengan zaman dahulu,” kata dia.

Setidaknya, air di kolam ini sangatlah jernih, karena dari air sumber. Plus dikelilingi pohon berusia ratusan tahun, menjadikan semakin teduh.

Untuk menikmati sensasi berenang dengan “ikan keramat” ini, pengunjung hanya merogoh kocek sebesar Rp 5 ribu untuk hari apapun. Jam operasional pemandian ini adalah 08.00 -17.00 wib.

Pemandian banyu biru memiliki kolam sedalam 2,5 meter, sehignga bagi yang tidak bisa berenang disarankan menggunakan pelampung pribadi atau tidak berenang meskipun sejauh ini belum ada kasus orang tenggelam di pemandian ini.

Farhan (28), pengunjung lain, mengakui bahwa keindahan Pemandian Banyu Biru patut diacungi jempol. “Saya sering berkunjung di sini, karena air sejuk membuat pikiran menjadi fresh kembali. Meskipun sering ke sini, saya tidak pernah bosen dengan tempat ini. Bahkan menjadi tempat wisata favorit saya,” ujarnya.

Sayangnya, Farhan mengaku bahwa daun-daun yang berjatuhan di kolam menjadikan pemandangan cukup mengganggu. Pihak pengelola Banyu Biru pun sudah mengatasinya dengan cara petugas membersihkan kolam menggunakan jaring. “Kami sudah mengatasinya dari dulu dengan menugaskan karyawan untuk mengambil daun itu sebanyak sehari dua kali,” ujar Rudi Supiono, satu koordinator Pemandian Banyu Biru Pasuruan. (Ozy)

Ramai ya?????

Kamis, 19 April 2018 18:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEBAT perdana Kandidat Gubernur Jawa Timur telah dihelat 10 April 2018 lalu dan terus mengiangkan diksi dan intonasi kata “kemiskinan” selama saya mengikutinya dalam perjalanan. Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil E...
Senin, 19 Maret 2018 19:42 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .      Wa-aataynaa muusaa alkitaaba waja’alnaahu hudan libanii israa-iila allaa tattakhidzuu min duunii wakiilaan (2).Dzurriyyata man hamalnaa ma’a nuuhin innahu kaana ‘abdan syakuuraa...
Sabtu, 21 April 2018 12:32 WIB
Assalamualaikum Ustad, saya ingin bertanya. Bapak saya punya saudara laki-laki dan dia punya cucu perempuan, apakah boleh saya menikahinya. Mohon di jawab. Waalaikumsalam.(Muhammad Tesan, Netizen)Jawab:Status hubungan keluarga di atas adalah sudah ...
Jumat, 20 April 2018 23:01 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Ngawi dikenal mempunyai Alas Srigati atau Alas Ketonggo yang terletak 12 Km arah selatan dari kota. Menurut masyarakat Jawa, Alas Ketonggo merupakan salah satu wilayah angker atau ‘wingit’ di tanah Jawa.Ha...