Selasa, 26 Maret 2019 08:08

Buntut Pengerusakan Fasilitas oleh Oknum Keluarga Pasien, Komisi C DPRD Sidak RSUD Tuban

Senin, 09 Oktober 2017 19:01 WIB
Wartawan: Gunawan Wihandono
Buntut Pengerusakan Fasilitas oleh Oknum Keluarga Pasien, Komisi C DPRD Sidak RSUD Tuban
Tri Astutik, Wakil Ketua Komisi C DPRD Tuban saat menanyakan arah jalan keluar ke security. foto: GUNAWAN/ BANGSAONLINE

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Koesma Tuban, Senin (9/10).

Sidak ini dilakukan menindaklanjuti dugaan terjadinya kelalaian dalam menangani pasien oleh pihak RSUD. Diberitakan sebelumnya, beberapa waktu lalu seorang keluarga pasien mengamuk dan merusak beberapa fasilitas rumah sakit.

Pantauan BANGSAONLINE.com di lapangan, rombongan anggota dewan tersebut mengecek ruangan yang ada, mulai ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruangan bayi, dan meninjauan pembangunan gedung baru yang saat ini masih tahap pengerjaan.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Tuban, Tri Astutik mengatakan, sidak ini ada kaitannya dengan dugaan pelanggaran SOP yang dilakukan oleh salah satu petugas rumah sakit, hingga berujung kematian seorang bayi.

"Menurut keterangan dari saksi, perawat itu telah menyalahi SOP yang ada," ujar politikus partai Gerindra tersebut kepada BANGSAONLINE.com, Senin (9/10).

Dalam kesempatan itu, Tri Astutik meminta menajemen RSUD melakukan evaluasi, terutama pada Sumber Daya Manusia (SDM), agar kejadian serupa tidak terulang.

Sayang, rombongan anggota dewan tidak dapat menemui Direktur RSUD Syaiful Hadi lantaran yang bersangkutan tengah ada di luar kota. Rombongan hanya didampingi oleh Humas RSUD beserta jajarannya.

Sementara Humas RSUD Dr. Koesma, Siswanto, enggan memaparkan hasil mediasi yang dilakukan, dengan dalih tidak terlibat dalam tim. Ia hanya menjelaskan beberapa fasilitas yang mengalami kerusakan pasca insiden tersebut.

"Perabotan mengalami kerusakan, yakni, fasilitas ruangan bayi, monitor, pintu kaca, dan beberapa barang lainnya di ruang pelayanan," katanya. (gun/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...