Senin, 27 Mei 2019 03:03

Buntut Pengerusakan Fasilitas oleh Oknum Keluarga Pasien, Komisi C DPRD Sidak RSUD Tuban

Senin, 09 Oktober 2017 19:01 WIB
Wartawan: Gunawan Wihandono
Buntut Pengerusakan Fasilitas oleh Oknum Keluarga Pasien, Komisi C DPRD Sidak RSUD Tuban
Tri Astutik, Wakil Ketua Komisi C DPRD Tuban saat menanyakan arah jalan keluar ke security. foto: GUNAWAN/ BANGSAONLINE

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Koesma Tuban, Senin (9/10).

Sidak ini dilakukan menindaklanjuti dugaan terjadinya kelalaian dalam menangani pasien oleh pihak RSUD. Diberitakan sebelumnya, beberapa waktu lalu seorang keluarga pasien mengamuk dan merusak beberapa fasilitas rumah sakit.

Pantauan BANGSAONLINE.com di lapangan, rombongan anggota dewan tersebut mengecek ruangan yang ada, mulai ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruangan bayi, dan meninjauan pembangunan gedung baru yang saat ini masih tahap pengerjaan.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Tuban, Tri Astutik mengatakan, sidak ini ada kaitannya dengan dugaan pelanggaran SOP yang dilakukan oleh salah satu petugas rumah sakit, hingga berujung kematian seorang bayi.

"Menurut keterangan dari saksi, perawat itu telah menyalahi SOP yang ada," ujar politikus partai Gerindra tersebut kepada BANGSAONLINE.com, Senin (9/10).

Dalam kesempatan itu, Tri Astutik meminta menajemen RSUD melakukan evaluasi, terutama pada Sumber Daya Manusia (SDM), agar kejadian serupa tidak terulang.

Sayang, rombongan anggota dewan tidak dapat menemui Direktur RSUD Syaiful Hadi lantaran yang bersangkutan tengah ada di luar kota. Rombongan hanya didampingi oleh Humas RSUD beserta jajarannya.

Sementara Humas RSUD Dr. Koesma, Siswanto, enggan memaparkan hasil mediasi yang dilakukan, dengan dalih tidak terlibat dalam tim. Ia hanya menjelaskan beberapa fasilitas yang mengalami kerusakan pasca insiden tersebut.

"Perabotan mengalami kerusakan, yakni, fasilitas ruangan bayi, monitor, pintu kaca, dan beberapa barang lainnya di ruang pelayanan," katanya. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...