Minggu, 29 November 2020 17:15

Pemkab Probolinggo Gelar Tasyakuran Haji dan Beri Pengarahan kepada 794 CJH

Jumat, 04 Agustus 2017 22:53 WIB
Pemkab Probolinggo Gelar Tasyakuran Haji dan Beri Pengarahan kepada 794 CJH
Para CJH saat tasyakuran di pendopo.

PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Sedikitnya 794 orang Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Probolinggo mengikuti penutupan bimbingan manasik haji sekaligus tasyakuran pemberangkatan ke tanah suci CJH Kloter 51 dan 52 yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat di Pendopo.

Kegiatan itu dihadiri Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi suaminya yang juga anggota Komisi VIII DPR RI Drs H Hasan Aminuddin M.Si dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo H Santoso.

Hadir pula Khatib Syuriyah PCNU Kota Kraksaan KH Wasik Hannan, Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH Jamaluddin Al Hariri, Ketua Pelaksana Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Jawa Timur H Jeje Abdurrozak dan Ketua Pelaksana BWI Kabupaten Probolinggo KH Syihabuddin Sholeh serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Drs. H Hasan Aminuddin menyampaikan bahwa para CJH ini sangat mulia di hadapan Allah SWT dan sesama manusia. "Karena mereka adalah calon tamu Allah dan Rasulullah," ujarnya.

Kegiatan tasyakuran ini istiqomah dilakukan oleh Pemkab Probolinggo sejak tahun 2003. "Karena sudah menjadi tradisi yang baik maka terus dilakukan hingga sekarang dan mudah-mudahan seterusnya," katanya.

"Kepada Kemenag saya titip bagaimana lansia (lanjut usia) dimotivasi. Sebab takutnya setelah sampai di Asrama Haji Sukolilo minta pulang," kelakarnya.

Hasan menegaskan bahwa berhaji harus didasari dengan hati yang tulus dan ikhlas. "Menjelang keberangkatan ke tanah suci istirahat yang cukup karena ini bukan mau rekreasi. Hal ini penting, khususnya bagi yang belum pernah haji. Ibadah haji ini adalah ibadah fisik. Perjalanan ke tanah suci itu membutuhkan waktu 10 jam duduk di pesawat. Oleh karena itu, bagaimana sebelum berangkat bisa istirahat," pesannya.

Sementara, Bupati Tantri meminta agar CJH Kabupaten Probolinggo mengambil Nafar Tsani. Karena di sana merupakan tempat yang mustajabah. “Eman-eman karena paling pulang pun tidur di hotel. Lebih baik nambah satu hari dan tidur di tenda. Jangan khawatir, tendanya sudah bagus dan tahan panas,” tegas Tantri sekaligus berharap agar para CJH menjadi Haji yang Mabrur.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo H Santoso mengungkapkan bahwa jumlah CJH Kabupaten Probolinggo yang akan berangkat ke tanah suci tahun 2017 sebanyak 794 orang plus 11 petugas. 

“Seharusnya CJH yang akan berangkat ke tanah suci sebanyak 798 orang. Namun sebelum berangkat ada 4 (empat) CJH yang meninggal dunia. Yakni, Bu Jati dari Kecamatan Bantaran, Pak Budi Hartono dari Kecamatan Maron, Pak Jamaluddin dari Kecamatan Besuk dan H Abdul Ghoni dari Kecamatan Kotaanyar,” ungkapnya.

Para CJH ini terbagi dalam Kelompok Terbang (Kloter) 51 dan 52. Kloter 51 sebanyak 445 CJH (laki-laki 211 orang dan perempuan 234 orang) didampingi 5 petugas dan pendamping mulai dari ibadah, dokter dan perawat. Selaku Ketua Kloter 51 adalah H Muhammad Taufik. Jamaah tertua atas nama Eni binti Takim (87) asal Kecamatan Kotaanyar dan jamaah termuda atas nama Nur Fahmi Idris (19) asal Kecamatan Leces.

Sementara Kloter 52 merupakan kloter gabungan Kabupaten Probolinggo dan Kota Surabaya. Jumlah CJH Kabupaten Probolinggo di Kloter 52 sebanyak 349 CJH (laki-laki 170 orang dan perempuan 179 orang) didampingi 5 petugas dan pendamping mulai dari ibadah, dokter dan perawat. Selaku Ketua Kloter 52 adalah Syamsul Huda. Jamaah tertua atas nama Zahriyah (84) asal Kecamatan Paiton dan jamaah termuda atas nama Halimatus Sya’diyah (19) asal Kecamatan Besuk.

“Para CJH ini akan berangkat ke tanah suci dari obyek wisata religius Miniatur Ka’bah Desa Curah Sawo Kecamatan Gending pada 13 Agustus 2017 mendatang. Setelah bermalam di Asrama Haji Sukolilo, para CJH ini akan berangkat ke tanah suci pada 14 Agustus 2017,” katanya. (ndi/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...