Jadi Rektor UIN Malang, Prof Abdul Haris Ajak Hilangkan Kubu-kubuan

Jadi Rektor UIN Malang, Prof Abdul Haris Ajak Hilangkan Kubu-kubuan Prof Abdul Haris (no 2 dari kiri) mengucapkan sumpah jabatan saat dilantik sebagai Rektor UIN Malang.

Dia melanjutkan, UIN malang bisa berkembang cepat jika dijalin dengan kebersamaan, persaudaraan, dan persatuan.

"Masak kampus Islam ada kubu-kubuan, kita buat iklim ukuhuwah islamiyah di kampus Islam ini. Harus tidak ada kubu-kubuan. Ini amanah Allah yang harus dijalankan dan dipertanggungjawabkan," terangnya lagi.

Haris menjelaskan, di UIN Malang sebenarnya dia bukan orang asing. Sebab dia merupakan alumni UIN Malang. Hanya saja selama ini dirinya mengabdi di UIN Sunan Ampel Surabaya. Karenanya, sebagai orang baru di lingkungan UIN Malang, dirinya akan segera beradaptasi dan tawadlu kepada guru-gurunya.

"Saya ini bisa dibilang orang baru. Namun, saya punya banyak guru di UIN Malang. Karenanya, di UIN Malang saya akan memposisikan diri sebagai murid," sambungnya.

Untuk program pertama yang jadi prioritasnya saat menjabat rektor UIN Malang, Haris akan memperkuat sumberdaya manusianya, baik itu dosen maupun karyawannya. "Untuk dosen yang sudah bergelar doktor (S3), diharapkan untuk segera mengajukan diri menjadi guru besar," harap dia.

Seperti diketahui, saat ini UIN yang merupakan salah satu universitas terbesar di bawah naungan Kementerian Agama, sampai saat ini masih memiliki lima guru besar. Jumlah guru besar ini merupakan yang paling sedikit jika dibandingkan dengan UIN di daerah lainnya.

Bahkan dengan beberapa STAIN (Sekolah Tinggi Agama Islan Negeri) ataupun IAIN (Institut Agama Islam Negeri) di daerah lainnya, jumlah guru besar UIN Malang masih kalah.

Haris juga berjanji akan memperkuat kualitas mahasiswa. Sehingga out put jebolan UIN Malang bisa bersaing dalam dunia global. "Mahasiswa yang selama ini digembleng dengan mahad (belajar dengan cara menginap seperti pondok pesantren) akan diperkuat lagi keilmuannya," jelas Haris. (malangtimes.com/dur)

Sumber: malangtimes.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO