Rabu, 22 Mei 2019 17:00

Listrik Mahal, Puluhan Warga Lekok Wadul Dewan

Kamis, 11 Mei 2017 15:07 WIB
Wartawan: Ahmad Habibi
Listrik Mahal, Puluhan Warga Lekok Wadul Dewan
Perwakilan empat desa kecamatan Lekok saat hearing dengan Komisi III DPRD Pasuruan. foto: HABIBI/ BANGSAONLINE

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kenaikkan tarif dasar listrik PLN tiga kali berturut turut sejak Januari 2017 dianggap sangat membebani ratusan warga di Kecamatan Lekok. Mereka keberatan, pasalnya mayoritas warga mereka berpenghasilan rendah.

Mereka pun ramai-ramai mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan agar para wakil rakyat bisa bisa membantu untuk mengupayakan penyesuaian tarif subsidi listrik bagi warga setempat.

Untuk diketahui, tarif yang diberlakukan kepada mereka masuk kategori tarif bisnis. Mereka harus membayar biaya berlipat-libat untuk membuat rumah terang benderang dengan aliran listrik. Padahal, voltase listrik yang mereka pakai adalah tergolong untuk masyarakat miskin, yakni 450 VA.

“Sejak kenaikan tarif, warga harus mengeluarkan biaya besar untuk listrik. Biaya tersebut setara dengan kelas menengah atau skala bisnis,” kata Sofian, Ketua Paguyuban warung listrik Lekok, saat mengadu ke Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan.

Sofian menjelaskan, ada tujuh warga desa yang harus menanggung biaya listrik tinggi. Biaya tinggi itu harus dibebankan kepada warga, lantaran menikmati listrik dengan menggunakan warung listrik (warlis).

Sofian mengungkapkan tidak semua warga di sana dapat menikmati listrik langsung dari PLN. Bahkan, ada dua desa yang benar-benar tak tersentuh pendaftaran layanan PLN secara langsung. Mereka harus melalui perantara warlis. Di antaranya Desa Semedusari sebanyak 250 KK dan Alastlogo sebanyak 500 KK.

Sementara desa-desa yang dapat layanan pendaftaran PLN melalui warlis yakni Desa Wates sebanyak 250 KK, Pasinan sebanyak 300 KK, Balunganyar 80 KK, Gejukjati sebanyak 40 KK, dan satu desa di wilayah Kecamatan Nguling, yakni Sumberanyar sebanyak 150 KK yang memanfaatkan jaringan warlis.

Untuk Semedusari dan Alastlogo, Kecamatan Lekok, murni menggunakan warlis. Tidak melalui pelayanan pendaftaran PLN untuk bisa memperoleh listrik. Untuk lainnya, ada yang sudah terdaftar PLN, tapi sebagian masih belum. (bib/par/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...