Bupati Blitar Rijanto.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Blitar berharap melalui Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Blitar akan lebih aman dan kondusif. Hal itu karena saat ini sering muncul berbagai isu yang berpotensi menimbulkan konflik dan lunturnya jiwa nasionalis kebangsaan di Kabupaten Blitar.
Bupati Blitar, Rijanto, berharap kondusifitas di Kabupaten Blitar yang saat ini sudah terjaga dengan baik bisa tetap dipertahankan, di mana salah satunya melalui Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Blitar.
BACA JUGA:
- PAD Kabupaten Blitar 2025 Hampir Capai Target, Dewan Soroti Retribusi
- ASN di Blitar Wajib Hadir ke Kantor, Bupati Sebut WFA Tunggu Arahan Pemerintah Pusat
- Bupati Rijanto Apresiasi DPRD atas Pengesahan Enam Perda Strategis untuk Kemajuan Kabupaten Blitar
- Pemkab Blitar Revitalisasi Lahan Eks Pasar Kanigoro Jadi Ruang Publik
“Kondisinya saat ini masih tetap adem ayem dan tentrem, saya berharap selalu demikian. Mellalui FKDM ini nantinya juga bisa ikut menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Blitar,” kata Rijanto, Minggu (07/05).
Melalui Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Blitar, pihaknya mempunyai kewajiban melindungi masyarakat, menjaga persatuan dan kesatuan, kedamaian Nasional, serta keutuhan Negara Republik Indonesia. Di mana dalam kepengurusan FKDM terdapat seluruh komponen masyarakat yang mampu melakukan upaya-upaya kewaspadaan dini sebagai salah satu tugasnya.
“Tugas utama FKDM adalah ikut menjaga kondusifitas daerah mulai dari tingkat Desa hingga Kabupaten, sehingga masyarakat juga tenang dan jika ada keresahan yang tidak benar bisa segera diselesaikan,” jelasnya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Blitar, Ahmad Husein, menambahkan kewaspadaan dini di Kabupaten Blitar sudah sangat baik dan kondusif. Bahkan ini sudah terjadi sejak sebelum musim politik pasca Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akhir tahun 2015 lalu serta menjamurnya aksi terorisme akhir-akhir ini.






