Selanjutnya, awal 2017, remaja putri murid Madrasah di Batu yang menjadi korban kekerasan fisik Satpam BTC Batu hingga harus dirawat selama satu bulan lebih, Kapolres Batu mengantar dan menunggui di Rumah Sakit.
"Bahkan Kapolres menanggung semua biaya perawatannya hingga penanganan psikologis pasca trauma fisik dan psikisnya di Rumah Sakit Panti Nirmala Malang," terangnya.
Masih kata Waluyo, kemarin Kamis (4/5/17), yang mendapat uluran tangan dari Kapolres Batu adalah anak berusia 14 tahun atas nama Wahyu Kukuh Raga Permadi, murid kelas 1 SMP Dharma Wanita Ngantang, yang menderita sakit mata katarak sejak umur 7 tahun.
"Setelah melalui serangkaian pemeriksaan oleh dr. Ninna Handayani, Sp.M bersama tim selama satu bulan sejak April 2017 yang lalu, Kamis (4/5/17) ia menjalani operasi mata katarak di Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang".
Didampingi oleh Paurkes Polres Batu Aiptu Hendik YP, Amd.Kep di RSSA, orang tua anak Kukuh, bapak Yusup warga Ngantang menyampaikan ucapan syukur, dan berterimakasih atas bantuan dan uluran tangan kemanusiaan dari Kapolres Batu. (an/thu/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




