Rabu, 12 Agustus 2020 04:46

Pakai Roller Blade, Polwan dan Satpoltik Sedekah Bibit Cabai di CFD Tunjungan

Minggu, 16 April 2017 13:09 WIB
Wartawan: Nur Khasanah Yulistiani
Pakai Roller Blade, Polwan dan Satpoltik Sedekah Bibit Cabai di CFD Tunjungan

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Polisi wanita (polwan) dan Satpoltik Kota Surabaya bersedekah bibit cabai di Car Free Day Jalan Tunjungan Surabaya, Minggu pagi (16/4/2017). Mereka membagikan bibit cabai itu kepada para warga Kota Surabaya sambil memakai roller blade, sehingga mereka melenggak-lenggok di jalan bersejarah itu.

Pemberian bibit cabai di CFD Jalan Tunjungan itu merupakan rangkaian acara dari kegiatan sosial Nandur dan sedekah sejuta bibit cabai’ dengan tema #SurabayaPedes. Kegiatan sosial ini sebenarnya sudah dibuka oleh Kapolrestabes Surabaya di Taman Bungkul Sabtu kemarin. Puncak acara ini akan ditutup dengan menanam bibit cabai serentak di Jalan Irian Barat oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Kapolrestabes Surabaya dan Kejaksaan Negeri Surabaya.

Selain di Jalan Tunjungan, mereka juga memasuki Kampung Ketandan untuk memberikan bibit cabai kepada warga. Pemberian bibit itu pun disambut antusias oleh warga Kampung Ketandan, sehingga banyak warga yang keluar rumah untuk meminta bibit cabai yang dibagikan oleh Polwan dan Satpoltik.

Bahkan, banyak warga Kampung Ketandan langsung menanam bibit cabai itu di pekarangan rumahnya. Sebab, sebagian besar rumah dan kos-kosan di Kampung Ketandan itu memiliki Taman Sayuran.

“Bagus ini acaranya, cocok dengan warga Kampung Ketandan yang sudah banyak memiliki Taman Sayuran di pekarangan rumahnya,” kata Sartono, salah satu warga Ketandan yang langsung menanam bibit cabai itu.

Pemilik kos-kosan itu juga mengatakan sudah lama warga Kampung Ketandan memiliki Taman Sayuran, sehingga beberapa sayuran ditanam di pekarangan mereka, seperti Gubis, Pepaya, tomat dan beberapa sayuran lainnya.

“Ini juga ada Bunga Okra, Daun Insulin dan Daun Afrika. Beberapa diberikan langsung oleh Bu Risma ketika berkunjung ke Kampung Ketandan,” kata dia.

Siti Sa’adah, warga Ketandan lainnya juga sangat senang dengan pemberian bibit itu. Ia pun langsung menanam bibit cabai itu di Taman Sayuran miliknya, yang sudah ada sayuran terong, tomat dan kemangi dan bunga-bunga lainnya.

“Alhamdulillah ini dapat bantuan bibit Cabai, sehingga nanti kalau cabai mahal tidak perlu bingung, karena kita bisa memetik sendiri di pekarangan rumah,” kata dia.

Selain itu, Ketua RT di Kampung Ketandan juga senang pada tanaman, sehingga tak heran jika Kampung Ketandan selalu tampak hijau dengan berbagai tanaman dan bunga-bunganya.

Ketua panitia #Surabaya Pedes Kusnan mengatakan pada pagi ini panitia memberikan sebanyak 86 ribu bibit cabai kepada warga yang menikmati CFD di Jalan Tunjungan dan Kampung Ketandan. Dalam waktu sekejap, ribuan bibit itu habis karena diserbu warga. “Antusias warga cukup tinggi, makanya 86 ribu bibit cabai cepet habis,” katanya.

Kusnan juga mengingatkan kembali bahwa Senin besok akan ada penanaman bibit cabai serentak di Jalan Irian Barat oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Kapolrestabes Surabaya, Kejaksaan Negeri Surabaya serta beberapa sponsor yang mensupport kegiatan ini. Penanaman itu juga akan dibantu oleh berbagai komunitas, seperti Love Surabaya, Karang Taruna, Tunas Hijau dan PR Hotel se-Kota Surabaya. (yul/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...