Pasien BPJS yang beruntung telah dilayani. Sementara ratusan pasien masih harus ngantri nunggu dipanggil. foto: YUDI EP/ BANGSAONLINE
Sementara itu, ratusan pasien masih terlihat mengantre obat di ruang tunggu RS sampai jam 13.00 WIB. Dari pantauan wartawan di lokasi, terlihat layar nomer pasien menunjuk angka 260. Artinya, sampai siang itu petugas obat baru melayani 260 pasien. Padahal, jumlah daftar tunggu masih ratusan lagi.
Antrean terlihat di loket layanan BPJS, sementara layanan pasien umum nampak kosong. Panjangnya antrean ini diduga akibat kurangnya petugas ataupun perangkat komputer.
Kasus antrean pasien di dua titik layanan mulai dari poli kesehatan sampai loket obat ini pun jadi topik hangat kalangan netizen. Akun Afif Bacrudin mengatakan, "Oleh gede bangunane tok, pelayanannya menjengkelkan". Akin Pur Naningsih menimpali, "Temen coi, budal jam 07.00 wib pulang 14.30 wib".
Senada diungkapkan Ika Sulystya Ayuningrum. "kenek dbd wes kate matek g d tangani malah d kngkon moleh.. Dg alasan sek iso d tangani ndk puskesmas. Pdhl puskesmas e Dw sg ngwei rujukan d gwo runu. RS genxxxng cne," kecamnya.
Dikonfirmasi atas persoalan ini, Kabid Pelayanan Medis Didik tidak berada di tempat. Dua orang petugas RS mengatakan jika dr Didik tengah cuti untuk ibadah umroh. Sementara direktur dr Sugeng juga tidak berada di tempat. (yep/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




