Khofifah mengungkapkan, bahwa Rapimnas kali ini akan dihadiri oleh 2 narasumber utama yang akan mengisi materi, yakni dua menteri, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes) Eko Putro Sandjojo dan Menteri Pertanian (Kementan) Amran Sulaiman.
“Cukup banyak program-program Kemendes yang bersinergi dengan Muslimat NU, salah satunya da’iyah transmigrasi,” katanya.
Begitu juga dengan Kementan. Sinergi ini dibutuhkan karena sangat banyak warga Muslimat NU di pedesaan maupun daerah pesisir terkait format pasca panen yang masih terfokus pada petik dan jual.
“Saatnya kita menyiapkan format petik, olah, kemas dan jual,” imbuh mantan menteri pemberdayaan perempuan era Gus Dur ini.
Untuk diketahui, Rapimnas Muslimat NU akan berlangsung dari tgl 25-27 Maret di hotel Lor In Sentul, Bogor, Jawa Barat. Dihadiri oleh 361 peserta yang terdiri dari pengurus pimpinan pusat, perwakilan dari 34 pengurus wilayah dan 184 cabang berprestasi seluruh Indonesia.
Sebagai tambahan informasi, Muslimat NU akan mengadakan kegiatan Dialog Nasional Refleksi Kebangsaan 71 Tahun Muslimat NU yang akan dilaksanakan hari Senin siang, 27 Maret di Hotel Crowne Plaza, Jakarta Selatan sebagai rangkaian kegiatan dalam rangka hari lahir Muslimat NU ke 71. Dilanjutkan pada hari Selasa pagi, tanggal 28 Maret yaitu puncak peringatan harlah dan pelantikan PP Muslimat NU di Masjid Istiqlal. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




