Khofifah Tegaskan Peran Ibu Jaga Ketahanan Bangsa di HUT ke-80 Muslimat NU

Khofifah Tegaskan Peran Ibu Jaga Ketahanan Bangsa di HUT ke-80 Muslimat NU Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, saat memberi sambutan.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ketua Umum Dewan Pembina PP NU, Indar Parawansa, menekankan peran strategis ibu sebagai pilar ketahanan keluarga, masyarakat, dan bangsa di tengah gejolak global.

Pesan tersebut disampaikan dalam peringatan HUT ke-80 NU pada 29 Maret 2026. mengajak seluruh pengurus dan anggota, baik di dalam maupun luar negeri, untuk melanjutkan perjuangan menjaga Indonesia tetap tangguh menghadapi krisis global, termasuk dampak perang, kelangkaan energi, dan tekanan ekonomi.

Mengusung tema 'Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian, dan Meneduhkan Peradaban', menilai 3 pilar itu sebagai fondasi membangun masyarakat yang kuat dan berbudaya.

“Ibu-ibu dan Indonesia harus tetap mandiri. Ini menjadi titik penting dalam membangun umat dan bangsa,” ujarnya.

Ia juga mendorong penguatan ekonomi keluarga sebagai basis kemandirian bangsa, mengajak hidup sederhana, memperkuat gotong royong, serta menjaga ketahanan keluarga sebagai benteng menghadapi krisis.

Merut , di tengah konflik global dan lunturnya nilai kemasiaan, peran ibu sangat vital menjaga stabilitas sosial sekaligus mendidik generasi penerus. 

“Ibu adalah sekolah pertama dan utama, Al Ummu Madrasatul Ula. Jika ibu-ibu baik, maka dunia akan baik-baik saja,” katanya.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Gila NU dan Orang NU Gila, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (16)':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO