Selasa, 17 September 2019 08:31

Puting Beliung Mengancam Bojonegoro, Warga Diminta Waspada

Jumat, 24 Februari 2017 00:19 WIB
Wartawan: Eky Nurhadi
Puting Beliung Mengancam Bojonegoro, Warga Diminta Waspada
Pohon tumbang setelah diterjang angin kencang sore tadi.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mengimbau masyarakat agar waspada angin puting beliung yang terjadi saat hujan lebat. Diperkirakan angin kencang terjadi di wilayah Bojonegoro hingga pekan depan.

Data dari kantor BPBD Bojonegoro menyebutkan, sejak Januari hingga Februari 2017 ini kejadian puting beliung di wilayah Bojonegoro tercatat sebanyak 15 kejadian. Yakni di wilayah Kecamatan Gayam, Sumberejo, Baureno, Kanor, Kalitidu, Balen, dan Sukosewu. Sedikitnya ada 13 rumah rusak sedang hingga berat akibat diterjang puting beliung. Kerugian material mencapai Rp 423 juta.

Menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro, Budi Mulyono, kejadian puting beliung terakhir terjadi di wilayah Desa Pilanggede dan Desa Sarirejo, Kecamatan Balen. Selain itu, di wilayah Kecamatan Dander. Puting beliung menerjang dan merobohkan pohon di tepi jalan dan merusak genteng dan atap rumah warga.

“Puting beliung terjadi di daerah tepian hutan yang kondisinya rusak. Angin puting beliung menerjang rumah. Namun sampai saat ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa tetapi menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit,” ujarnya, Kamis (23/2).

Budi Mulyono mengatakan, kejadian angin kencang ini tidak menandai adanya perubahan musim. Sebab, diperkirakan hujan masih akan berlangsung hingga Maret mendatang. Angin kencang juga terjadi di beberapa wilayah di Jawa Timur.

Pihak BPBD, kata dia, mengimbau kepada warga agar menjauh dari bangunan baik rumah maupun bangunan yang mudah roboh atau mudah runtuh saat terjadi angin kencang. Selain itu, saat berkendara di jalan raya dan terjadi angin kencang sebaiknya berhenti dan berlindung di tempat yang aman.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Suyoto, juga meminta warga Bojonegoro agar waspada angin kencang dan juga bencana banjir luapan Bengawan Solo maupun banjir bandang saat musim hujan ini. "Pahami cuaca dan selalu waspada," katanya menambahkan. (nur/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...