JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meminta jajaran Pemerintah Daerah dan Dinas Sosial di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada penerima manfaat berbagai program pengentasan kemiskinan.
"Tahun 2017 kita sudah memasuki era penyaluran bansos nontunai. Saya minta seluruh jajaran pemda dan dinsos untuk siap dalam memberikan layanan terbaik. Yakni pelayanan yang cepat, akurat dan akuntabel," kata Mensos dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial di Jakarta, Senin pagi.
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Kemensos dan Pemkab Gresik Sosialisasikan Penerapan DTSEN
- Mensos dan Pemkab Malang Kolaborasi Perkuat Layanan Sosial
- Disambut Wali Kota Pasuruan, Gus Ipul Salurkan 1.500 Paket Sembako dan Resmikan Masjid KHAS
Dalam rakornas yang dihadiri Kepala Daerah dan Kepala Dinas Sosial seluruh Indonesia ini, Mensos menegaskan percepatan penyaluran bantuan sosial tidak bisa ditawar-tawar lagi. Sebab rakyat menunggu dan berharap bantuan sosial dapat meringankan beban hidup dan menopang kebutuhan sehari-hari.
Apalagi, lanjutnya, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan agar semua bantuan sosial diberikan dalam bentuk nontunai, melalui perbankan dan diintegrasikan dalam satu sistem penyaluran.
"Saya mohon dalam memasuki era bansos nontunai ini, ada perubahan paradigma berpikir dan bertindak. Jangan lagi berpikir asal bansos tersalurkan, tapi perbaiki mutu layanannya, tangani segera bila ada masalah di lapangan. Ingatlah bahwa tujuan besar kita adalah masyarakat terentas dari kemiskinan, anak-anak bisa sekolah dan tercukupi gizinya, agar rakyat sejahtera," terang Khofifah.
Dinsos Jangan Digabung
Dalam Kesempatan tersebut, Mensos kembali menyoroti masih banyaknya Dinas Sosial di daerah yang tidak berdiri sendiri atau bercampur dengan bidang lain. Menurutnya, kondisi ini juga menjadi hambatan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan kesejahteraan sosial di Indonesia.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




